Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Desember 2023 | 01.52 WIB

Ganjar Mengaku Investor IKN Sudah Mulai Mendekat, tapi Enggan Investasi karena Belum Pasti

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengunjungi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (7/12). (Takzia Royyan/ JawaPos.com) - Image

Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengunjungi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (7/12). (Takzia Royyan/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mengaku sudah ada investor dan negara sahabat yang mulai mendekatinya untuk berbincang soal Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Hanya saja, ia menyebut bahwa mereka masih menunggu dan melihat dinamika politik di Indonesia menuju Pemilu 2024.

"Mulai banyak para investor, negara-negara sahabat, mulai berkomunikasi dengan tim kita, ngobrol dengan tim kita," ujar Ganjar kepada wartawan saat berkunjung ke IKN, Kamis (7/12).
 
"Itu sebenarnya untuk menunjukkan, kira-kira nanti dari kandidat capres ini akan bagaimana terhadap mereka-mereka," imbuhnya.
 
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menyebut bahwa secara umum, para investor pasti membutuhkan kepastian hukum sebelum memutuskan akan menanamkan modal. Termasuk untuk IKN yang ia tegaskan akan dilanjutkan jika menjadi presiden menggantikan Presiden Joko Widodo. 
 
 
"Maka ketika saya bersama Pak Mahfud insya Allah ini jadi energi buat kami, buat Indonesia. Karena kami mempunyai komitmen yang sama untuk memberantas korupsi, untuk membuat kepastian hukum dan menegakkannya," tegasnya. 
 
Selain itu, Ganjar Pranowo menyebut bahwa bila terpilih menjadi Presiden RI, ia akan mengutamakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai dana untuk membangun aset di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. 
 
 
Diketahui bahwa Ganjar sudah berkomitmen akan melanjutkan pembangunan IKN Nusantara yang sudah dimulai di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo ini. 
 
"Pertama yang mesti kita prioritaskan adalah kekuatan kita dulu," ucapnya.
 
"Kalau kemudian sektor-sektor pemerintah, dalam arti aset yang mesti dibangun, kita optimalkan dari anggaran kita," sambungnya.
Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore