Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto. (Sabik Aji Taufan/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Jalani masa kampanye, calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto menegaskan kembali komitmennya yakni ingin membawa Indonesia menjadi negara industri yang berkembang.
Dalam sebuah orasi politiknya pada kegiatan doa bersama 2000 kiai se-Banten di Lebak, Banten, Minggu (3/12), Menteri Pertahanan itu mengungkapkan jika tidak ingin Indonesia sekedar menjadi negara pasar.
“Kita sudah punya rencana, kita sudah punya kajian, kita sudah punya peta di depan yang kita beri nama pohon industri. Indonesia ingin jadi negara industri, kita tidak mau jadi negara pasar untuk barang-barang lain,” ungkap Prabowo.
Menurutnya, Indonesia adalah negara dengan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah, di antaranya batu bara, nikel, dan kelapa sawit.
Menyadari potensi tersebut, Prabowo meyakini bahwa pemanfaatan SDA secara optimal dapat menjadi pilar utama untuk mendorong pertumbuhan industri di Indonesia.
Politikus yang saat ini mendapat julukan Gemoy tersebut, menilai bahwa keberadaan batubara sebagai sumber energi, nikel untuk industri logam, dan kelapa sawit sebagai komoditas yang dibutuhkan industri pangan dan energi, dapat memberikan landasan yang kuat untuk mengembangkan sektor industri dengan mengoptimalkan pemanfaatan kekayaan alam yang ada.
“Batu bara, nikel, kelapa sawit, semua ada. Sebenarnya ini yang disebut pohon industri kalau diolah, harganya akan naik, kita akan jadi negara industri,” jelasnya, seperti yang dikutip dari Antara (4/12).
Ketua Umum Partai Gerindra itu memberi contoh kasus nikel yang bisa menjadi cermin kebijakan strategis bagi Indonesia.
Sebelumnya, pada tahun 2017, nikel diekspor sebagai bahan mentah, dan berhasil menyumbang penghasilan sekitar 3,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp50 triliun.
Namun, pada tahun 2020, Presiden Jokowi mengeluarkan larangan ekspor nikel mentah, yang kemudian mewajibkan pengolahan di dalam negeri.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
