
Dokumentasi Koalisi Orang Muda dan Masyarakat Sipil (KOMMAS), Acara Obrolan Warga Jelang Pemilu di Jakarta
JawaPos.com - Jargon Pemilu 2024 sebagai Pemilu Inklusif dan Ramah Disabilitas nampaknya hanya slogan semata. Penyelenggara pemilu dituntut bekerja lebih keras untuk mewujudkan hal tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Muharyati, ketua panitia OBRAL PEMILU (Obrolan Warga Jelang Pemilu) yang diselenggarakan di Pendopo KAPCI Merdeka, Jatinegara Jakarta Timur pada Rabu (18/10/2023).
Membuka acara diskusi publik Muharyati mengatakan, "Salah satu persoalan krusial bagi kelompok disabilitas dalam pemilu adalah aksesibilitas yang tidak pernah kunjung selesai. Bagaimana disabilitas dapat memberikan suaranya jika di TPS saja tidak akses dan ramah bagi kami."
"Belum lagi petugas KPPS yang tidak sensitif kepada disabilitas saat mencoblos," ujar Muharyati yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Provinsi DKI Jakarta.
Selain itu menurut Muharyati, penggunaan formulir C3 rawan disalahgunakan oleh banyak pendamping.
Sehingga ini merugikan bagi kelompok disabilitas karena suara mereka dicuri untuk diberikan kepada calon tertentu.
Menanggapi hal tersebut, Muhammad Tarmizi anggota KPU Provinsi DKI Jakarta yang hadir pada acara tersebut menyampaikan masukan-masukan ini sangat berarti bagi kami untuk mewujudkan pemilu 2024 dapat diselenggarakan secara inklusif dan ramah dengan disabilitas khususnya di wilayah DKI Jakarta.
Acara ini juga menghadirkan Sakhroji anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta dan Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta, Taufan Bakri.
Acara Obrolan Warga Jelang Pemilu sendiri dipandu oleh Atin dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Fisik Indonesia (PPDFI) DKI Jakarta.
Secara terpisah, Sekretaris Wilayah Serikat Perjuangan Rakyat Indonesia (SPRI) DKI Jakarta, Rio Ayudhia Putra, menyampaikan, "Obral Pemilu ini adalah kegiatan yang diinisiasi oleh SPRI bersama Koalisi Orang Muda dan Masyarakat Sipil (KOMMAS) Jakarta untuk mengedukasi warga dalam isu kepemiluan."
Lebih lanjut Rio menjelaskan, "Kegiatan ini akan diselenggarakan di 15 titik Kelurahan di DKI Jakarta dan acara kemarin di Jatinegara bersama Komunitas Disabilitas adalah yang kelima."
Rio yang juga dikenal sebagai salah satu aktivis di Jakarta berharap pemilu 2024 dapat berjalan aman dan kondusif di DKI Jakarta.
"Selain aman dan kondusif, pelaksanaan pemilu di Jakarta juga harus inklusif dan ramah kepada kelompok disabilitas dan rentan. Oleh karena itu penting untuk semua pihak berkolaborasi demi mewujudkan hal tersebut."
"Sudahi polarisasi antar masyarakat. Pemilu adalah ruang demokrasi untuk mengadu konsep dan gagasan, bukan untuk hujat menghujat, tebar kebencian dan kebohongan, yang mengadu domba antar anak bangsa", Tutupnya.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
