Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto berdaka Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (28/9). (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto tidak khawatir ditunjuknya putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), akan menggerus suara milenial PDIP. Menurut Hasto, kehadiran Kaesang di PSI justru memperkuat hubungan PDIP dan PSI.
"Kita ini saling memperkuat, jadi Mba Puan (Puan Maharani) sudah menyampaikan komentarnya yang sangat baik, jadi semua saling memperkuat," kata Hasto di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (28/9).
Hasto menjelaskan, PDIP dan keluarga Presiden Jokowi mempunyai cita-cita yang sama, yakni membangun Indonesia menjadi lebih baik. Ia menekankan, hubungan PDIP dengan keluarga Presiden Jokowi sudah melampaui ukuran-ukuran elektoral, sehingga kehadiran Kaesang di PSI bisa saling memperkuat upaya membangun Indonesia lebih baik.
"Karena antara PDI Perjuangan dan Pak Jokowi dengan keluarga itu punya suatu emosional bonding, punya cita-cita kebersamaan untuk membangun Indonesia," ucap Hasto.
Apalagi, kata Hasto, PDIP dan PSI serta Gerindra, Golkar, PPP, PKB, PAN dan Hanura merupakan partai pendukung Jokowi di Pemilu 2019 lalu. Dia mengaku, partai-partai tersebut saling mengisi untuk mendukung pemerintahan Jokowi menciptakan legacy tertinggi bagi bangsa dan negara ini.
"Kita semua ini kan, PDIP, Golkar, Gerindra, PKB, PPP, kemudian Hanura, kemudian PSI, ada PAN, itu kan pendukung Pak Jokowi di Pemilu 2019, komitmen ini terus kami jalankan agar Presiden Jokowi terus mencetak legacy yang tertinggi sehingga Pak Ganjar Pranowo ketika melanjutkan kepemimpinan itu, bisa bergerak cepat," ujar Hasto.
Lebih lanjut, Hasto memastikan PDIP akan terbuka jika Kaesang mau bersilaturahmi ke DPP PDIP usai ditetapkan sebagai Ketum PSI. Apalagi, Ketua DPP PDIP Puan Maharani juga kerap berkomunikasi dengan Kaesang dan keluarga Presiden Jokowi yang lain.
"Ya kita kan sudah sering komunikasi jadi Mba Puan setiap ke Solo karena ini kan dapilnya Mba Puan Maharani, jadi komunikasi itu suatu hal yg melekat di tubuh PDI Perjuangan," pungkas Hasto.