Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Oktober 2020 | 20.42 WIB

Tren Demokrasi Menurun, Sahroni: Mari Jadikan Bahan Evaluasi Bersama

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Lembaga survei Indikator Politik Indonesia pada Minggu, (25/10) merilis hasil survei opini publiknya. Hasilnya, ditemukan tren penurunan demokrasi dari 72 persen ke 62 persen. Temuan itu pun ikut ditanggapi oleh Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

Menurut Sahroni, indikator politik merupakan lembaga survei yang kredibel dan tentu saja memiliki metode riset yang bisa dipertanggungjawabkan. Sehingga apapun hasilnya, itu harusmenjadi bahan introspeksi untuk pemerintah dan parlemen

Meski begitu, Sahroni juga mengingatkan bahwa dalam melakukan suatu survei, hasil yang didapatkan akan sangat tergantung dengan situasi dan kondisi saat survei tersebut dilakukan.

“Nah, ini yang harus kita lihat. Bagaimana kondisi kondisi saat survei dilakukan. Misalnya di saat pandemi, demonstrasi massa sudah pasti akan sulit karena alasan kesehatan. Tindakan represif aparat apabila didalami, juga karena banyak oknum ysng melakukan tindakan pengerusakan bahkan menyerang aparat,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin (26/10).


Oleh karena ini, legislator asal Tanjung Priok, Jakarta Utara itu mengajak masyarakat agar menjadikan hasil survei ini sebagai bahan evaluasi bersama dalam berdemokrasi.

"Mari jadikan hasil survei ini sebagai bahan evaluasi bersama kita dalam berdemokrasi. Tidak hanya untuk pemerintah dan legislatif, namun bagi publik juga," pungkasnya.

Diketahui, Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru bertajuk "Politik, Demokrasi, dan Pilkada di Era Pandemi". Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan tren dukungan terhadap demokrasi di Indonesia pada September 2020 cenderung mengalami penurunan jika dibanding Februari 2020 lalu.

"Kalau kita cek data tren kita memang ada penurunan dibanding bulan Februari," kata Burhanuddin.

Burhanuddin mengatakan, pada survei yang dilakukan pada Februari 2020, sebanyak 72,9 persen responden menganggap demokrasi sebagai sistem terbaik. Sedangkan pada survei terbaru terjadi penurunan menjadi 62,4 persen.

Adapun, survei Indikator dilakukan pada 24-30 September 2020 dengan menggunakan 1.200 responden melalui metode simple random sampling. Sementara margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.‎

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore