Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 Agustus 2023 | 03.39 WIB

Airlangga Dinilai Mampu Solidkan Golkar, Isu Munaslub Diyakini Tak Akan Terjadi

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto - Image

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

JawaPos.com - Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang belakangan menimpa Partai Golkar dinilai sulit untuk terjadi. Sebab, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dinilai mampu membangun soliditas seluruh kader partai berlambang pohon beringin.
 
"Munaslub Golkar sebenarnya sulit tercapai, kenapa? Munaslub itu memerlukan alasan dua hal," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah dihubungi JawaPos.com, Jumat (11/8).
 
Pertama, karena ada amanat Musyawarah Nasional (Munas) yang tidak terpenuhi. Kalau melihat itu, kata Dedi, amanat Munas Partai Golkar memutuskan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres) atau calon wakil presiden (cawapres).
 
 
"Situasi sekarang Airlangga tidak bisa disebut gagal dalam mengimplementasikan, karena memang masih dalam masa perundingan dalam koalisi dan hal-hal yang lain," ucap Dedi.
 
Airlangga justru telah berhasil membangun koalisi. Menurut Dedi, jika Airlangga menginginkan membuat poros koalisi keempat, Partai Golkar bisa bekerja sama dengan PAN. Ia menyebut, hanya dengan bekerja sama dengan PAN, Airlangga punya potensi besar untuk maju dalam gelanggang Pilpres 2024.
 
"Karena mereka sudah cukup dan bisa menjadi poros keempat, potensinya juga cukup bagus. Dengan maju sendiri Airlangga apakah dengan Zulhas atau dengan Erick Thohir yang diusung PAN ini akan bagus sekali, satu sisi partai akan tetap bertagan memiliki suara mayoritas dan soliditas akan terbangun," papar Dedi.
 
 
Terkait Munaslub, lanjut Dedi, Airlangga bisa belajar banyak dengan Partai Demokrat yang berhasil melewati pembegalan oleh Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Menurut Dedi, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mampu membangun soliditas seluruh kadernya.
 
"Bisa saja Munaslub, tapi tidak mungkin Golkar mau menerima dengan mudah, kalau kemudian mereka belajar bagaimana Demokrat diganggu Moeldoko dan Demokrat berhasil selamat hari ini, maka Golkar Airlangga Hartarto dengan seluruh elite yang ada di Golkar juga harus belajar banyak dari Demokrat, supaya mereka selamat dari Munaslub yang punya potensi akan dilaksanakan secara paksa oleh pihak-pihak lain yang menginginkan Goljar hancur," pungkas Dedi.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore