Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2023 | 21.44 WIB

Aroma Perpecahan Makin Kuat, PDIP Berharap Presiden Jokowi Tetap Sejalan dengan Keputusan Partai

 

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha (kedua kiri) bergandengan tangan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah), Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie (kedua kanan), Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli An

 
JawaPos.com - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengharapkan, hubungan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan PDIP semakin berjalan baik. Harapan itu disampaikan Puan merespons soal sikap politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengaku bakal tegak lurus dengan Presiden Jokowi, namun belakangan memberikan sinyal dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. 
 
Puan awalnya enggan menanggapi mengenai hal itu. Menurutnya, pertanyaan tersebut lebih tepat ditanyakan langsung kepada Presiden Jokowi. 
 
“Tanya ke Pak Jokowi, bukan tanya ke saya,” kata Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (5/8). 
 
Namun, Puan meyakini bahwa Presiden Jokowi yang notabene adalah kader PDIP akan tetap setia bersama dengan  partai. Terlebih, PDIP telah resmi mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (Capres) di Pemilu 2024.
 
 
“Yang bisa saya pahami atau saya artikan, Pak Jokowi itu adalah presiden yang dua kali diusung dan didukung oleh PDI Perjuangan,” ucap Puan.
 
 
Ketua DPR RI itu pun berharap, hubungan antara mantan Wali Kota Solo itu dengan partai banteng moncong putih selalu berjalan dengan baik. “Kami berharap hubungan antara Presiden atau Pak Jokowi dan PDI Perjuangan itu akan selalu bisa berjalan dengan baik,” ujar Puan.
 
Senada juga disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDIP Utut Adianto. Ia meyakini, Presiden Jokowi sejalan dengan PDIP dalam mengusung Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. 
 
Meski belakangan ini, Jokowi disebut-sebut menggerakkan partai politik pendukungnya untuk mendukung bakal capres Partai Gerindra Prabowo Subianto. 
 
“Kalau kami tentu berharap Pak Jokowi tetap dengan PDI Perjuangan, berharap,” ucap Utut.
 
Ketua Fraksi PDIP DPR RI ini enggan mengomentari spekulasi bahwa Jokowi mulai menggerakkan parpol pendukungnya untuk merapat ke Prabowo Subianto, sehingga Jokowi dianggap lebih condong ke Menteri Pertahan (Menhan) RI itu di pesta demokrasi lima tahunan. 
 
Ia tak memungkiri, Jokowi yang merupakan Kepala Negara sekaligus kader PDIP, mempunyai cara sendiri dalam memberikan dukungan politiknya.  
 
“Kalau saya dalam posisi tidak menilai condong atau enggak. Bahwa Pak Jokowi itu kan kader, lahir dari rahim PDIP. Tentu beliau punya cara, misalnya mendukung PDIP caranya gimana. Kan tentu beliau sebagai presiden enggak bisa langsung begitu. Dia kan harus netral,” tutur Utut. 
 
Lebih jauh, Utut menyebut isi hati seseorang tidak bisa diketahui pihak manapun. Sebab, hati manusia itu seluas samudra, dalam hal ini isi hati Jokowi soal dukungan capres.
 
“Kalau hatinya misalnya ke sana, siapa yang tahu lautan hati, hati itu sedalam samudra. Jadi ya kita tunggu saja,” pungkas Utut.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore