
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memeluk Presiden Joko Widodo dalam sidang MPR RI pada 20 Oktober 2014.
JawaPos.com - Isu reshuffle jilid 2 di Kabinet Kerja terus menjadi perbincangan di berbagai kalangan. Direktur Eksekutif IndoBarometer Mohamad Qodari menilai, perombakan kabinet di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih terkendali dan terprediksi dibanding di era pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini.
"Zaman SBY lebih relatif terkendali dan terprediksi karena memang dia otoritasnya penuh. Dia presiden juga ketua partai (Demokrat)," kata Qodari dalam sebuah diskusi di Menteng, Jakarta, kemarin.
Menurut Qodari, di era Jokowi saat ini, pemerintahan dan reshuffle kabinet terlihat lebih dinamis. Hal tersebut lantaran banyaknya komporomi dan tarik ulur antara Jokowi sebagai presiden dengan partai-partai pendukungnya.
"Karena dia Presiden, tetapi dia bukan ketua partai. Sehingga tarik menarik bukan hanya dirinya dengan oposisi, tapi juga presiden dengan partai pendukungnya," kata dia.
Dengan banyaknya kepentingan dan kompromi itu, Qodari mengingatkan Jokowi agar bersikap tegas dan tak boleh berkompromi. Sehingga tidak kesulitan dalam mengambil keputusan.
"Jadi kalo SBY dulu berhadapan cuma dengan satu pihak, kalo sekarang ini dengan dua pihak dalam dan luar jadi dinamikanya lebih intens. Sehingga pengambilan keputusannya lebih sulit dan ini jadi tantangan Jokowi dimana presiden tak boleh berkompromi," pungkasnya. (put/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
