
Wakil Ketua Umum Golkar hasil musyawarah nasional di Bali, Nurdin Halid.
JawaPos.Com - Wakil Ketua Umum Golkar hasil Munas Bali, Nurdin Chalid menyatakan bahwa partainya tidak dalam kondisi terpecah belah. Menurutnya, yang terjadi di partai berlambang beringin hitam itu hanya dualisme kepengurusan.
"Golkar tidak pecah belah. Golkar tetap satu," ujar Nurdin dalam sebuah diskusi dan bedah buku berjudul 'Pecah Belah Partai Golkar' karya Arya Sinulingga di Gedung Pola, Tugu Proklamasi, Jakarta, Sabtu (12/9).
Nurdin mengatakan, jika Golkar terpecah belah maka harusnya sudah hancur berkeping-keping dan tidak ada kepengurusan lagi. Nyatanya, kata pria asal Makassar itu, hingga kini Golkar tetap eksis. "Golkar sampai hari ini tidak hancur," sebut dia.
Sebagai bukti Golkar tidak pecah, kata Nurdin, partainya bahkan bisa mengusung calon di ratusan pilkada yang digelar serentak pada tahun ini. Golkar sudah juga sudah membentuk Tim Sepuluh perwakilan dari kubu Agung Laksono dan Aburizal Bakrie untuk mengatasi perbedaan kedua belah pihak tentang calon di pilkada.
Nurdin menyebut perselisihan yang terjadi hanya dikarenakan perbedaan sikap. Namun, ia mengakui bahwa ada kepentingan yang sudah tercapai dan ada yang belum. ”Ada perbedaan sikap, iya, konflik, iya. Tetapi tidak pecah belah," paparnya di acara diskusi yang juga dihadiri wakil ketua umum Golkar kubu Munas Ancol, Yorrys Raweyai dan tokoh senior Golkar Fahmi Idris itu.
Bekas ketua umum PSSI itu mengaku optimistis dengan adanya islah terbatas maka dua kubu di Golkar akan bisa bersatu. Syaratnya, masing-maisng kubu memang harus taat aturan. "Kalau semua kader taat asas, masalah selesai," pungkasnya. (dna/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
