Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Agustus 2017 | 16.51 WIB

Survei Pilgub Jatim Masih Favoritkan Pasangan Gus Ipul - Azwar Anas

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Wagub Jatim Saifullah Yusuf. Keduanya digadang-gadang sebagai calon kuat pemenang Pilgub Jatim 2018 - Image

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Wagub Jatim Saifullah Yusuf. Keduanya digadang-gadang sebagai calon kuat pemenang Pilgub Jatim 2018

JawaPos.com – Jawa Timur sedang bersiap menuju Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) pada 2018. Hasil survei lembaga Polltrend masih menunjukkan nama-nama besar sebagai calon kuat di hajatan akbar itu. Termasuk jika dilihat dari sudut pandang preferensi kiai sebagai pembentuk opini di Jatim.



Survei lembaga yang digerakkan sejumlah dosen politik UIN Sunan Ampel Surabaya memang beda. Jika lembaga survei umumnya fokus pada pemilih langsung, kali ini Polltrend memasukkan unsur opinion maker. ’’Kami pakai kiai yang memang punya pengaruh besar di Jatim,” ujar Direktur Polltrend Khoirul Yahya.



Lebih lanjut dia menjelaskan, kiai cocok dijadikan referensi politik dan sumber opini bagi masyarakat Jatim yang memiliki basis pesantren. ”Sekitar 70 persen masyarakat Jatim terafiliasi atau merasa dirinya warga NU. Jadi, penting untuk mengetahui sikap para kiai sebagai pembentuk opini warga,” papar Yahya.



Responden dipilih berdasarkan focuss group discussion (FGD) yang juga memetakan derajat pengaruh kiai. Hasilnya, ada 61 kiai. Survei digelar 17 Juni-17 Juli 2017. ”Kami memakai tipologi kiai yang diperkenalkan profesor riset LIPI dan mantan Sekjen NU Prof Endang Turmudi. Yaitu kiai pesantren, kiai politik, kiai panggung atau mubalig, dan kiai tarekat,” paparnya.



Dari data yang diterima JawaPos.com, hasilnya untuk popularitas, posisi tertinggi ditempati Wagub Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) sebesar 100 persen, Mensos Khofifah Indar Parawansa 93,4 persen, Imam Nahrawi 88,5 persen, Walikota Surabaya Tri Rismaharini 85,2 persen, Ketua DPRD Jatim Halim Iskandar 77 persen, dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas 72,1 persen.



Dari sisi elektabilitas, Gus Ipul di posisi puncak sebesar 72,1 persen, disusul Khofifah 16,4 persen, Halim Iskandar 3,3 persen, dan Azwar Anas 1,6 persen. Sisanya lain-lain.



”Untuk elektabilitas, selisihnya cukup besar, 55 persen antara tokoh di peringkat pertama dan kedua. Artinya, mayoritas kiai mendukung Gus Ipul yang memang sudah bertahun-tahun ada di lingkungan kiai-kiai di Jatim. Ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan,” ujar Yahya.



Adapun untuk posisi cawagub, Bupati Banyuwangi Azwar Anas menjadi yang tertinggi dengan angka 27,9 persen, disusul Tri Rismaharini 21,3 persen, Khofifah 16,4 persen, Halim Iskandar 14,8 persen. Sisanya lain-lain. ”Untuk Pak Anas, yang paling dilihat adalah faktor kinerja karena dinilai berhasil memajukan Banyuwangi. Begitu pula Bu Risma,” ujarnya.



Sosiolog Universitas Airlangga Novri Susan mengatakan, pengaruh kiai sangat besar di Jatim. "Secara sosiologis memang begitu, pengaruh kiai memang besar dan itu fakta yang tidak bisa diremehkan oleh kandidat," ujar doktor alumnus Doshisha University, Jepang tersebut.



”Kiai bisa sangat memengaruhi pilihan warga, kiai pun masih jadi referensi nilai-nilai," imbuh Novri.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore