Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Maret 2018 | 00.15 WIB

Tingkat Kepuasaan Pada Jokowi Tetap Tinggi, Anak Buah SBY Ngaku Aneh

Wasekjen Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin. - Image

Wasekjen Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin.

JawaPos.com - Lembaga Survei Populi Center merilis hasil temuan nasional mengenai peta elektoral untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Di samping itu, survei ini juga merilis hasil tingkat kepuasan kinerja pemerintahan dalam tiga tahun terakhir.


Peneliti dari Populi Center Hartanto Rosojati menjelaskan, berdasarkan hasil temuannya, saat ini mayoritas masyarakat Indonesia merasa puas dengan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.


Bahkan, kata Hartanto, mantan Wali Kota Solo itu juga telah mendapatkan skor kepuasan dengan nilai positif dari masyarakat.


"63,4 persen merasa puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-JK selama 3 tahun ini. Sementara itu, yang kurang puas sebesae 34,1 persen," ucap Hartanto di Kantor Populi Center, Jakarta, Rabu (28/2).


Namun, hasil survei itu langsung ditanggapi sinis oleh Wasekjen Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin. Dia mengatakan, tingkat kepuasan pemerintahan Jokowi-JK yang begitu tinggi diakuinya banyak kejanggalan.


Pasalnya, kata Didi, saat ini persoalan ekonomi masih menjadi momok sagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Apalagi, daya beli masyarakat masih rendah, begitupula dengan persoalan angka pengangguran yang masih tinggi.


“Ditambah lagi persoalan tarif listrik yang naik, lalu diem-diem juga BBM (naik), ini jelas anomali dengan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah yang selalu tinggi," tutur Didi saat menanggapi hasil survei tersebut.


Selain itu, Didi menambahkan, pihaknya juga menyoroti tingginya elektabilitas partai-partai koalisi pemerintah yang vokal membela pansus angket KPK. Dirinya menyebut kondisi ini juga menjadi keanehan pula.


"Saya katakan Pansus Angket KPK justru pansus yang melemahkan kpk ini partai partai yang disekitar kekuasaan ini, ini kan anomali dengan survei yang tinggi yang menyatakan demikian. Bagaimana menjelaskan kepada rakyat hal demikian," pungkasnya.


Diketahui, Populi Center melaksanakan survei dengan wawancara tatap muka diseluruh Indonesia dari tanggal 7 sampai 16 Februari 2018.


Adapun besaran sampel pada survei ini adalah 1200 responden dengan menggunakan metode multistage random sampling dan margin of error 2,89 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


Acara itu juga dihadiri oleh Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait, Direktur Eksekutif LSI Kuskridho Ambardi, Peneliti Populi Center Rafif Imawan dan Hartanto Rosojati.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore