
Cristiano Ronaldo tak akan cukur janggutnya sepanjang Piala Dunia 2018.
JawaPos.com - Cristiano Ronaldo bukanlah pemain yang doyan tampil dengan tampilan facial hair. Entah janggut ataupun jambang. Penampilan penyerang 33 tahun ini selalu klimis dan rapi. Baik di dalam maupun di luar lapangan.
Tapi ada yang berbeda dengan penampilannya saat membela Portugal di Piala Dunia 2018. Ada janggut di dagu kapten tim Portugal tersebut. Janggut ini sudah terlihat sejak dia melakoni laga pertama di Piala Dunia saat Portugal bertemu Spanyol.
Di laga kontra Maroko, Rabu (20/6) janggut Ronaldo semakin jelas terlihat. Apakah ini ada kaitannya dengan performa apik sang kapten Seleccao tersebut dalam dua laga yang telah dilakoni?
Secara tidak langsung memang iya. Tapi bukan karena alasan yang tidak logis. Putusan Ronaldo untuk memelihara janggut di Piala Dunia 2018 adalah hasil candaannya dengan sesama pemain senior Portugal, Ricardo Quaresma.
"Janggut ini? Ini adalah candaan saya dengan Ricardo Quaresma," ungkap Ronaldo kepada ESPN. "Kami tengah sama-sama berada di sauna (sebelum Portugal melawan Spanyol) dan saya tengah mencukur jambang. Tapi saya biarkan janggut tak dicukur."
"Saya katakan, jika saya mencetak gol besok (lawan Spanyol), saya tak akan mencukur janggut sepanjang turnamen. Dan ternyata itu memberi saya keberuntungan," imbuh Ronaldo.
Di laga melawan Spanyol, Ronaldo memang tampil brilian. Dia mencetak hattrick yang membuat Spanyol gagal meraih kemenangan. Akibatnya, Ronaldo pun harus terus memelihara janggut.
Megabintang milik Real Madrid itu kini harus membiarkan janggutnya terus tumbuh. Setidaknya sampai Portugal meninggalkan Rusia. Karena dia selalu mencetak gol di dua laga yang telah dijalani. Total, Ronaldo telah mengoleksi 4 gol dalam dua laga Piala Dunia 2018.
"Saya telah mencetak gol (melawan Spanyol). Saya juga mencetak gol (kontra Maroko). Jadi, janggut ini akan tetap bertahan," pungkas dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
