
Didier Deschamps diangkat skuad Prancis usai memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2018.
JawaPos.com - Kroasia benar-benar tampil di luar dugaan. Spirit tinggi yang mereka usung membuat penampilan negara dari wilayah Balkan ini tampil luar biasa. Bahkan ketika menghadapi Prancis yang diisi oleh banyak pemain hebat kelas dunia.
Data statistik menjadi bukti nyata penampilan apik Kroasia di laga final Piala Dunia 2018. Penguasaan bola dimenangkan Kroasia dengan 61 persen. Begitu pula dengan umpan terselesaikan yang mencapai 455 kali.
Total tembakan yang dilakukan Kroasia pun mencapai 15 kali. Namun hanya ada 3 tembakan yang mengarah tepat ke gawang. Soal tendangan sudut, Kroasia pun mendapat 6 kali berbanding 2 milik Prancis.
Soal tembakan menjadi pembeda krusial bagi Prancis. Di ini terlihat efektivitas Les Bleus dalam melakukan serangan.
Prancis hanya melakukan 8 kali upaya tembakan sepanjang laga pada Minggu (15/7) malam tersebut. Bedanya, dari 8 upaya tersebut 6 di antaranya mengarah tepat ke gawang Subasic. Dan, 4 di antaranya berujung gol.
Itulah satu-satunya data statistik Prancis yang unggul dari Kroasia. Namun, sudah cukup untuk mengantarkan mereka meraih trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
