Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 November 2023 | 18.52 WIB

Cerita Keluarga Pemain Polandia U-17 Rela Tempuh Penerbangan 30 Jam dan Buat Jersey Khusus Piala Dunia U-17 di Indonesia

MASIH JET LAG: Simon (kiri) berama sang ibu Donita (tengah) dan ayahnya Andrew di Stadion Si Jalan Harupat, Bandung. - Image

MASIH JET LAG: Simon (kiri) berama sang ibu Donita (tengah) dan ayahnya Andrew di Stadion Si Jalan Harupat, Bandung.

Piala Dunia U-17 2023 sudah bergulir sejak Jumat (10/11) lalu. Bukan hanya suporter lokal, ajang dua tahunan itu juga mendapat support dari fans mancanegara yang timnya bertanding.

DIMAS RAMADHAN, Kabupaten Bandung

ANGIN sore berembus menyejukkan suasana di Soreang, Kabupaten Bandung. Kesejukan udara sehabis hujan itu mengiringi langkah belasan warga negara Polandia di Stadion Si Jalak Harupat. Mereka melangkah dengan penuh keceriaan untuk mendukung perjuangan tim Polandia U-17 melawan Jepang U-17 kemarin (11/11).

Dengan pakaian merah-putih khasnya, rombongan yang terdiri atas 20 orang itu rela datang jauh-jauh ke Bandung. Mereka telah melewati perjalanan udara nyaris 30 jam dari Kota Krakow, Polandia. Mabuk setelah terbang atau jet lag pun masih mereka rasakan. 

Apalagi, waktu di kota asalnya dengan Indonesia sangat berbeda. ’’Di Polandia sekarang ini mestinya sekitar pukul dua dini hari. Tapi semakin hari semakin baik,’’ kata Simon, 22, salah satu fans Polandia, ketika ditemui Jawa Pos kemarin.

Niat dan usaha mereka patut diacungi jempol. Tapi, apa yang mendasari keinginan mereka datang ke Bandung? Mengapa Simon dan rombongannya rela melakukan perjalanan sejauh itu? ’’Kami adalah grup dari Polandia dan kami adalah keluarga pemain,’’ ungkapnya.

Simon sendiri merupakan keluarga dekat salah satu pemain Polandia U-17. Yakni, bek Jakub Krzyzanowski. Dia datang bersama dengan kedua orang tuanya, Donita dan Andrew, untuk melihat langsung perjuangan adiknya di turnamen kelompok usia tersebut.

Dukungan mereka kepada Krzyzanowski sangat total. Selain membawa atribut tim sepak bola Polandia, rombongan tersebut tak henti-hentinya berteriak ’’Polska’’ sepanjang pertandingan. Kemudian juga ada yang membuat sebuah kaus atau jersey khusus.

’’Kami punya kaus istimewa dan tercantum nama para pemain,’’ tambah sang ayah, Andrew, sambil menunjukkan punggungnya bertulisan nomor dan nama Krzyzanowski.

Rombongan keluarga pemain dan pelatih Polandia U-17 itu diketahui akan berada di Indonesia setidaknya hingga fase penyisihan grup tuntas. Selain melawan Jepang U-17 kemarin, tim besutan Marcin Wlodarski itu bakal melawan Senegal U-17 di stadion yang sama pada Selasa (14/11) dan Argentina tiga hari kemudian di Jakarta International Stadium (JIS).

’’Setelah pertandingan terakhir, kami akan berangkat ke bandara dan terbang kembali Polandia. Kami harap itu tidak berakhir untuk pemain. Namun, kami harus kembali pulang,’’ terang Simon.

Simon berharap laju Polandia di Piala Dunia U-17 2023 cukup jauh. Berstatus semifinalis Piala Eropa U-17 2023, Biale Orly –julukan Polandia– diharapkan bisa bermain hingga hari-hari terakhir turnamen.

’’Ini adalah Piala Dunia, 24 tim terbaik di dunia. Polandia salah satunya. Kami harap mereka akan mencapai perempat final atau semifinal,’’ pungkasnya. (drw/c17/bas)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore