Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Juli 2026 | 12.34 WIB

Kericuhan Final Piala Dunia 2026, Roberto Ayala Terekam Diduga Memukul Dani Olmo di Tengah Lapangan

Kericuhan final Piala Dunia 2026 terjadi saat Roberto Ayala diduga memukul Dani Olmo. (Istimewa) - Image

Kericuhan final Piala Dunia 2026 terjadi saat Roberto Ayala diduga memukul Dani Olmo. (Istimewa)

JawaPos.com - Euforia kemenangan timnas Spanyol pada final Piala Dunia 2026 mendadak berubah menjadi kontroversi. Seusai peluit panjang dibunyikan, suasana di lapangan justru memanas setelah sejumlah pemain dan staf dari Argentina serta Spanyol terlibat keributan yang menyita perhatian publik.

Salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan adalah dugaan pemukulan terhadap gelandang timnas Spanyol Dani Olmo. Sosok yang disebut terlibat bukan pemain, melainkan asisten pelatih tim nasional Argentina Roberto Ayala.

Insiden tersebut mencuat setelah video yang direkam penonton dari tribun beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, Ayala terlihat menghampiri Dani Olmo di tengah situasi yang masih kacau. Keduanya sempat terlibat adu mulut sebelum Ayala diduga melayangkan pukulan ke arah wajah pemain berusia 28 tahun tersebut.

Hingga kini belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab perselisihan yang terjadi. Namun, momen itu langsung memancing reaksi dari pecinta sepak bola karena melibatkan anggota staf pelatih, bukan pemain yang sedang bertanding.

Menariknya, Dani Olmo memilih tidak membalas tindakan tersebut. Dia tetap berdiri di hadapan Ayala sambil melanjutkan perdebatan singkat, sebelum akhirnya sejumlah pemain dan ofisial datang untuk memisahkan keduanya.

Kericuhan tidak hanya terjadi di satu titik. Beberapa pemain dari kedua kubu juga terlihat saling dorong dan beradu argumen. 

Situasi sempat memanas selama beberapa menit hingga petugas keamanan dan ofisial pertandingan turun tangan untuk meredakan suasana. Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, menjadi salah satu sosok yang paling aktif mencoba menghentikan keributan. Dia terlihat berlari menuju pusat insiden untuk menenangkan para pemainnya sekaligus menghindari konflik yang lebih besar.

Final Piala Dunia 2026 sebenarnya berlangsung sengit sebelum berakhir dengan kemenangan Spanyol atas Argentina. Namun, tensi tinggi yang terbawa hingga peluit akhir membuat pesta juara La Roja sedikit ternoda oleh insiden di lapangan.

Video dugaan pemukulan Roberto Ayala terhadap Dani Olmo pun kini terus menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial. Banyak pihak menunggu apakah FIFA akan melakukan penyelidikan terhadap insiden tersebut dan menjatuhkan sanksi apabila ditemukan adanya pelanggaran disiplin. Jika terbukti bersalah, kasus ini berpotensi menjadi salah satu insiden paling kontroversial dalam sejarah pertandingan final Piala Dunia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore