Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) akan ikut menyerahkan trofi Piala Dunia 2026 bersama Presiden FIFA Gianni Infantino. Simak alasan di balik keputusan tersebut dan bagaimana tradisi ini diterapkan. (Instagram/@ignescz)
JawaPos.com - Final Piala Dunia 2026 akan menjadi pusat perhatian dunia saat Spanyol dan Argentina saling berhadapan di Stadion MetLife, New Jersey, pada Minggu. Selain duel dua raksasa sepak bola tersebut, sorotan juga tertuju pada upacara penyerahan trofi yang akan melibatkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Laga puncak turnamen kali ini dipastikan berlangsung meriah. Selain menghadirkan pertunjukan paruh waktu untuk pertama kalinya dalam sejarah final Piala Dunia, seremoni penyerahan trofi juga akan menjadi salah satu momen paling dinantikan.
Melansir Sporting News, Presiden FIFA, Gianni Infantino, telah mengonfirmasi sejak Juni bahwa dirinya akan menyerahkan trofi juara bersama Donald Trump kepada tim pemenang.
"Kami akan bersama presiden, menikmati pertandingan final dan menyerahkan trofi kepada pemenang, tentu saja, bersama-sama," kata Infantino. "Kami selalu bersama."
Keputusan tersebut sempat memunculkan pertanyaan karena sedikit berbeda dari tradisi yang biasa terjadi. Dalam beberapa edisi sebelumnya, para pemain tim juara mengambil trofi dari podium sebelum memulai selebrasi bersama rekan-rekan setim.
Namun, Infantino menegaskan bahwa keterlibatan kepala negara tuan rumah sebenarnya bukan sesuatu yang baru.
"Semoga kita bisa mempersembahkan trofi bersama di final," kata presiden FIFA. "Itulah rencana awalnya—dan begitulah yang selalu dilakukan di masa lalu—agar presiden negara tuan rumah final mempersembahkan trofi bersama dengan presiden FIFA."
Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani juga turut mendampingi Infantino dalam seremoni penyerahan trofi kepada Lionel Messi dan tim Argentina.
Kedekatan Donald Trump dengan Gianni Infantino menjadi salah satu faktor yang membuat kehadirannya di final tidak mengejutkan.
Hubungan keduanya telah terjalin selama beberapa tahun. Pada acara undian Piala Dunia yang digelar Desember lalu, Trump bahkan menerima Penghargaan Perdamaian FIFA perdana dari Infantino. Belakangan, keduanya juga sempat menjadi sorotan setelah berdiskusi mengenai kartu merah kontroversial yang diterima penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun.
Trump juga memiliki keterkaitan khusus dengan Piala Dunia 2026. Amerika Serikat ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah saat ia menjabat sebagai presiden pada periode pertamanya, dan kini ia kembali menduduki jabatan yang sama ketika turnamen berlangsung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
