
Lionel Messi dan Lamine Yamal menjadi sorotan utama pada final Piala Dunia 2026 saat Argentina menghadapi Spanyol di New York New Jersey Stadium. (FIFA)
JawaPos.com - Timnas Spanyol dan Argentina akan bentrok pada final Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7) pukul 02.00 WIB. Duel juara Eropa melawan juara bertahan dunia itu bukan hanya menentukan kampiun baru, tetapi juga menyajikan pertarungan Lionel Messi kontra Lamine Yamal yang menjadi sorotan utama dunia sepak bola.
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua tim terbaik sepanjang turnamen dengan karakter permainan yang sangat berbeda. Timnas Spanyol datang sebagai juara Euro 2024 sekaligus tim dengan pertahanan paling solid, sedangkan Argentina berstatus juara bertahan yang kembali mengandalkan magis Lionel Messi.
Pertandingan final piala dunia berlangsung di New York New Jersey Stadium pada Senin (20/7) pukul 02.00 WIB dan disiarkan langsung TVRI serta TVRI Sport. Laga juga dapat disaksikan melalui layanan streaming Maxstream dan Folaplay.
Sorotan utama mengarah kepada Lionel Messi yang kini berusia 39 tahun dan Lamine Yamal yang baru berusia 19 tahun. Keduanya akan saling berhadapan untuk pertama kalinya di lapangan, setelah momen unik pada 2007 ketika Messi ikut memandikan Yamal yang masih berusia lima bulan dalam sebuah sesi foto amal.
Bagi Spanyol, kemenangan akan menghadirkan gelar Piala Dunia kedua setelah sukses pada 2010. Sebaliknya, Argentina memburu trofi keempat sekaligus berusaha mempertahankan gelar yang diraih pada edisi 2022.
Perjalanan Spanyol menuju final menunjukkan grafik yang terus meningkat. Setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde pada laga pembuka, tim asuhan Luis de la Fuente bangkit dengan mengalahkan Arab Saudi 4-0 dan Uruguay 1-0 untuk memastikan diri sebagai juara Grup H.
Performa mereka semakin meyakinkan pada fase gugur. Austria disingkirkan 3-0, Portugal dikalahkan 1-0 lewat gol dramatis Mikel Merino pada menit ke-91, Belgia ditundukkan 2-1, lalu Prancis dipaksa menyerah 2-0 pada semifinal melalui gol Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro.
Sepanjang tujuh pertandingan, Spanyol hanya kebobolan satu gol. Ketangguhan lini belakang itu membuat mereka menjadi tim dengan pertahanan terbaik sepanjang turnamen sekaligus menjadi modal penting menghadapi Argentina.
Argentina menempuh jalur yang jauh lebih berliku. Lionel Scaloni membawa timnya melaju mulus di fase grup setelah mengalahkan Aljazair 3-0, kemudian melewati Austria dan Yordania.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
