
N'Golo Kante (kanan) turut menjalani sesi latihan bersama Timnas Prancis sebelum Les Bleus menghadapi Inggris di laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026. (Dok. Instagram/@equipedefrance)
Bagi Prancis, menghadapi Inggris di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, dini hari nanti, lebih dari sekadar laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 (siaran langsung TVRI Nasional/TVRI Sport pukul 04.00 WIB). Tetapi juga bakal jadi penutup legasi Didi –sapaan akrab Deschamps.
Baca Juga:Bukan Last Dance! Terinspirasi Lionel Messi, Harry Kane Buka Kans Tampil di Piala Dunia 2030
Didi telah menangani Les Bleus selama 14 tahun. Pelatih berusia 57 tahun itu melakoni 186 laga dengan mencatat 122 kemenangan, 32 seri, dan 32 kekalahan. Didi sukses membawa Prancis juara Piala Dunia 2018 dan runner-up Piala Dunia 2022. Artinya, capaian di Piala Dunia tahun ini makin merosot.
”Tentu saja kami kecewa karena kami gagal melangkah ke final. Laga ini juga tidak akan mengubah hidup mereka (pemain Les Bleus, Red). Namun, semua pemain tetap harus menyelesaikan kewajiban ini,” tutur Didi seperti dilansir dari RMC Sport.
Bukan hanya Deschamps, beberapa pemain turut meninggalkan Les Bleus usai Piala Dunia 2026. Sebut saja gelandang bertahan N’Golo Kante. Di Piala Dunia 2026, Kante belum mendapatkan satu pun menit bermain. Dini hari nanti, Kante berpeluang tampil sebagai starter.
L’Equipe melaporkan, selain Kante, bek versatile Lucas Hernandez akan turun sejak menit pertama. Kante dan Lucas diklaim akan memainkan penampilan terakhir alias au revoir bersama Les Bleus.
Kans tampilnya Kante tersebut didukung mantan striker Prancis, Thierry Henry. Titi –sapaan akrab Henry– menyebut, Didi sudah telat jika ingin mendapatkan potensi Kante. ”Dia lebih cocok untuk laga dengan intensitas tinggi,” kata Titi dikutip dari Foot1.
Jika Deschamps sudah pasti pergi dari Les Bleus, masa depan tactician Inggris Thomas Tuchel masih teka-teki. Meski Tuchel konfiden pekerjaannya sebagai nahkoda The Three Lions –julukan Inggris – tetap aman seiring dikontrak sampai musim panas 2028, FA (PSSI-nya Inggris) belum memberikan konfirmasi.
Hanya, The Athletic menulis bahwa dalam klausul kontrak Tuchel disebutkan, FA hanya bisa melengserkan pelatih berkebangsaan Jerman tersebut andai The Three Lions kandas sebelum perempat final Piala Dunia 2026. Jika memaksa untuk melengserkan, FA bisa membayar hingga dua kali lipat dari gaji Tuchel per tahun. Gaji per tahun Tuchel adalah GBP 5 juta (Rp 120,5 miliar).
”Kami akan melanjutkan kontrak hingga Euro di kandang sendiri (Euro 2028). Saya menantikannya meski saat ini sulit untuk melihat sejauh itu,” ucap Tuchel setelah kekalahan oleh Argentina di semifinal (16/7).
PRANCIS (4-2-3-1): 16-Maignan (g); 2-Gusto, 15-Konate, 26-Lacroix, 21-Lucas Hernandez; 6-Kone, 13-Kante; 7-Dembele, 24-Cherki, 12-Barcola; 10-Mbappe (c)
Pelatih: Didier Deschamps
Jersey pemain: Navy
Jersey kiper: Kuning

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
