
Pelatih Senegal, Pape Thiaw. (Dok. Instagram @papthiaw)
JawaPos.com - Tim nasional Senegal resmi berpisah dengan Pape Thiaw setelah Federasi Sepak Bola Senegal (FSF) resmi memberhentikannya sebagai pelatih kepala tim berjuluk Singa Teranga tersebut.
"Keputusan telah diambil untuk mengakhiri hubungan profesional dengan pelatih tim nasional, Pape Thiaw, beserta staf kepelatihannya. Setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil-hasil olahraga dan prospek tim nasional, Komite Eksekutif FSF menilai langkah ini perlu diambil demi kepentingan terbaik sepak bola Senegal," tulis FSF, dikutip dari laman resmi FIFA, Senin.
Momen ini terjadi setelah Thiaw gagal membawa Senegal berbicara banyak di Piala Dunia 2026, usai disingkirkan Belgia di babak 32 besar dengan skor 2-3.
Di Piala Dunia 2026, Singa Teranga lolos dari Grup I yang sangat kompetitif meski kalah 1-3 dari Prancis dan 2-3 dari Norwegia pada dua laga pertama, namun kemenangan meyakinkan 5-0 atas Irak membuat mereka melaju ke fase gugur sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.
Langkah Senegal kemudian terhenti di babak 32 besar setelah kalah dramatis 2-3 dari Belgia lewat perpanjangan waktu. Dalam pertandingan itu, Senegal menyia-nyiakan keunggulan dua gol hanya dalam lima menit terakhir waktu normal.
Kekalahan itu membuat Senegal gagal untuk setidaknya menyamai capaian terbaik mereka di Piala Dunia seperti pada edisi 2002 saat menembus perempat final. Ketika itu, sang pelatih Thiaw tampil sebagai penyerang Singa Teranga.
Thiaw menjadi pelatih kepala Senegal setelah menggantikan peran pelatih kepala sebelumnya Aliou Cisse pada 2024. Awalnya ia ditunjuk sebagai pelatih sementara, sebelum akhirnya dipermanenkan dua bulan kemudian setelah mencatat hasil impresif dalam kualifikasi Piala Afrika 2025.
Di bawah kepemimpinan Thiaw, Senegal semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika. Singa Teranga menjalani kualifikasi Piala Dunia 2026 tanpa terkalahkan, kemudian melaju hingga final Piala Afrika di Maroko. Mereka juga kembali lolos ke fase gugur Piala Dunia, empat tahun setelah tersingkir di babak 16 besar oleh Inggris dengan skor 0-3.
Total, Thiaw telah memimpin negaranya dalam 29 pertandingan, dengan 19 kemenangan, empat seri, dan enam kekalahan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
