Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juni 2026 | 21.14 WIB

Pape Thiaw Bikin Jurnalis AS Terdiam! Pelatih Senegal Beri Jawaban soal Salat Jumat di Piala Dunia 2026

Pelatih Senegal, Pape Thiaw. (Dok. Instagram @papthiaw) - Image

Pelatih Senegal, Pape Thiaw. (Dok. Instagram @papthiaw)

JawaPos.com - Pelatih Senegal Pape Thiaw menjadi sorotan jelang laga melawan Prancis di Piala Dunia 2026. Thiaw menegaskan timnya tetap akan melaksanakan salat Jumat berjamaah meski mendapat imbauan untuk membatasi aktivitas di luar hotel akibat cuaca ekstrem di New Jersey.

Piala Dunia 2026 baru memainkan beberapa laga pembuka fase grup. Namun demikian, turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko ini tidak pernah kehabisan kisah menarik.

Salah satu kisah menarik kali ini datang dari Timnas Senegal yang mengutamakan kepentingan beribadah di atas segalanya. Untuk diketahui, pihak berwenang mengimbau tim kontestan untuk mengurangi keluar hotel jika tidak darurat.

Hal ini disebabkan faktor cuaca di negara bagian New Jersey yang tengah ekstrem. Dikhawatirkan angin kencang yang melanda wilayah tersebut dapat membahayakan para pemain jika keluar hotel untuk hal yang tidak perlu.

Namun, untuk kepentingan hubungan dengan Yang Maha Kuasa, skuad Senegal memilih untuk tidak mengindahkan imbauan tersebut. Hal ini dituturkan sang pelatih, Thiaw ketika mendapat pertanyaan terkait dari jurnalis Amerika Serikat.

"Apakah ada hal yang lebih penting daripada shalat? Saya rasa itu bukan urusan Anda. Anda takut pada angin, sedangkan kami takut pada Allah, Sang Pencipta angin," ujar Thiaw, dipetik dari Faithfull Ballers, Selasa (16/6/2026).

"Kami datang ke sini untuk permainan hiburan, namun kami telah melupakan bahwa kami diciptakan untuk beribadah kepada Allah," sambungnya.

Bahkan Thiaw menyebut timnya akan tetap memilih beribadah jika timnya lolos ke final dan partai puncak bentrok dengan jadwal salat Jumat. Dia lebih rela timnya didiskualifikasi dari partai final ketimbang harus meninggalkan ibadah yang diwajibkan bagi pria muslim tersebut.

"Bahkan jika final Piala Dunia FIFA dimainkan hari ini dan kami adalah salah satu tim finalis, kami tetap akan melaksanakan salat Jumat," ucap Thiaw.

"Meskipun itu berarti kalah dalam kejuaraan. Jangan ceramahi kami tentang ritual dan kewajiban agama kami," pungkasnya.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore