Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Juli 2026 | 00.45 WIB

Norwegia Tumbang, Erling Haaland Puji Performa Jude Bellingham dan Tanggapi Golnya yang Dianulir

Erling Haaland puji Jude Bellingham usai tumbangkan Norwegia. (@CUPID_FC/X). - Image

Erling Haaland puji Jude Bellingham usai tumbangkan Norwegia. (@CUPID_FC/X).

JawaPos.com - Erling Haaland memberi pujian kepada Jude Bellingham usai Norwegia tumbang di tangan Inggris lewat brace sang gelandang. Kedekatan Haaland dan Bellingham pun bukan hal baru. Persahabatan mereka sudah terjalin saat keduanya memperkuat Borussia Dortmund. Bellingham bergabung pada 2020 di usia 17 tahun, sedangkan Haaland telah lebih dulu berada di klub itu selama enam bulan. 

Pada musim 2020/2021, keduanya berkembang menjadi duet menjanjikan dengan Bellingham tampil dalam 46 pertandingan di semua kompetisi dan Haaland mencetak 41 gol dari 41 laga. Dilansir dari situs resmi Bundesliga, Haaland dan Bellingham turut membawa Dortmund meraih gelar DFB Cup sebelum berpisah. Haaland akhirnya pindah ke Manchester City pada 2022 dan Bellingham menyusul hengkang ke Real Madrid setahun kemudian. 

Dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 pada Minggu (12/7), Jude Bellingham menjadi pahlawan kemenangan Inggris saat menyingkirkan Norwegia dengan skor 2-1 lewat babak perpanjangan waktu. Hasil itu menambah koleksi gol Bellingham di Piala Dunia 2026 menjadi enam gol. Haaland menilai performa impresif itu bukan hal yang mengejutkan.

Haaland justru heran dengan besarnya kritik yang diterima kawan lamanya itu. “Saya tidak terkejut dia mencetak dua gol hari ini dan tampil seperti itu. Satu-satunya hal adalah kadang saya merasa dia mendapat terlalu banyak kritik karena tidak mencetak cukup gol atau apa pun itu,” ujar Haaland dikutip dari ESPN. 

Menurut Haaland, kritik itu tidak sebanding dengan kontribusi yang diberikan Bellingham di lapangan. Haaland menilai sang gelandang tetap mampu mencetak gol, mengolah bola dengan baik, serta memberikan pengaruh besar bagi tim. “Saya rasa dia tidak pantas mendapatkannya (kritik) karena dia merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Dia seorang gelandang, tetapi tetap mencetak gol dan mampu melewati pemain lawan,” tambahnya.

Haaland juga menegaskan bahwa Inggris dan Real Madrid sangat beruntung memiliki pemain seperti Bellingham. “Semua orang pasti ingin memiliki Jude di dalam tim,” katanya. Dalam pertandingan itu, Haaland yang sebelumnya tampil tajam dengan tujuh gol dari lima laga, gagal memberikan dampak signifikan setelah berhasil diredam oleh lini pertahanan Inggris.

Norwegia sempat merasa dirugikan oleh keputusan wasit yang menganulir peluang gol mereka pada babak kedua. Haaland dinilai melakukan pelanggaran terhadap Elliot Anderson sebelum situasi sepak pojok. “Biasanya tim terbaik dan tentu saja Inggris dengan kualitas pemainnya, akan mendapatkan keputusan seperti itu. Saat saya di Manchester City, biasanya keputusan seperti itu berpihak pada saya,” kata Haaland. 

Meskipun demikian, Haaland mengaku tidak menyimpan kekecewaan dan justru berharap Inggris melanjutkan performa apiknya di turnamen itu. Pasalnya, penyerang Manchester City itu juga memiliki kedekatan tersendiri dengan Inggris karena lahir di Leeds. “Tentu saya ingin Inggris tampil baik. Saya bahkan mendapatkan jersey Inggris sebelum jersey Norwegia saat masih kecil. Ini negara yang bagus dan seragamnya juga bagus,” ujarnya. Inggris selanjutnya akan menghadapi Argentina pada babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung di Atlanta pada Kamis (16/7).

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore