Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Juli 2026 | 23.54 WIB

Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga

Aksi demonstrasi pecah di India menyusul kasus pemerkosaan remaja belasan tahun oleh lebih dari 30 pria. (Hindustan Times) - Image

Aksi demonstrasi pecah di India menyusul kasus pemerkosaan remaja belasan tahun oleh lebih dari 30 pria. (Hindustan Times)

JawaPos.com - Kasus kekerasan seksual brutal kembali mengguncang India. Seorang gadis berusia 13 tahun dilaporkan menjadi korban pemerkosaan berantai yang melibatkan lebih dari 30 pria selama lima hari berturut-turut di wilayah Sri Ganganagar, Rajasthan.

Peristiwa memilukan ini bermula saat korban diculik dalam perjalanan pulang setelah menemui temannya, lalu dijual oleh seorang sopir e-rickshaw (becak listrik) ke pemilik sebuah hotel lokal. Korban kemudian disekap di beberapa hotel berbeda, dicekoki alkohol, dan mengalami eksploitasi seksual hebat sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh pihak kepolisian.

Tragedi ini memicu kemarahan besar di tengah masyarakat. Hingga saat ini, polisi telah menahan sejumlah pemilik dan pengurus hotel yang diduga kuat terlibat dalam jaringan eksploitasi anak di bawah umur tersebut.

Kronologi Penculikan: Dijual Sopir Becak ke Pihak Hotel

Berdasarkan laporan resmi, petaka yang menimpa remaja malang ini terjadi saat ia berniat pulang ke rumah. Bukannya mengantar ke tujuan, sopir e-rickshaw yang ditumpanginya justru membawa korban ke Hotel Joy Inn di Sri Ganganagar.

Melansir The Times of India, di hotel tersebut, korban sengaja dijual oleh sang sopir kepada pemilik hotel demi mendapatkan sejumlah uang tunai.

Selama lima hari penyekapan, korban dipindahkan dari satu hotel ke hotel lain untuk melayani puluhan pria. Untuk melancarkan aksi bejatnya dan membungkam rasa sakit korban, para pelaku memaksa gadis di bawah umur tersebut meminum alkohol hingga tak berdaya.

Terbongkarnya sindikat ini langsung menyulut gelombang protes masif dari warga setempat. Puncaknya, sebanyak 32 tersangka yang berhasil diamankan sempat diarak dan dipukuli oleh massa yang geram sebelum akhirnya diamankan oleh pihak berwajib.

Kasus ini juga membuka tabir gelap bisnis lendir di wilayah tersebut. Diketahui, terdapat lebih dari 150 hotel ilegal yang beroperasi bebas di Sri Ganganagar. Fakta ini sangat mengejutkan mengingat wilayah tersebut sebenarnya bukanlah destinasi wisata populer yang membutuhkan banyak akomodasi.

Gerakan protes pun meluas hingga ke ranah politik. Partai oposisi utama di India, Partai Kongres, langsung menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di berbagai sudut distrik untuk menuntut keadilan komprehensif dan penertiban hotel-hotel tanpa izin tersebut.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore