
Kylian Mbappe dedikasikan gol untuk Didier Deschamps saat Prancis menang 3-0 atas Swedia di Piala Dunia 2026. (ig @equipedefrance)
JawaPos.com - Didier Deschamps mengandalkan efisiensi dalam permainan tim nasional Prancis saat melawan Maroko di perempat final Piala Dunia 2026. Laga tersebut bakal dimainkan di Gillette Stadium, Jumat (10/7) pukul 03.00 WIB.
Menjelang menghadapi Maroko, Didier Deschamps memastikan para pemainnya sedang melakukan pemulihan untuk mempersiapkan kondisi fisik para pemainnya. Selain itu, cuaca panas menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya.
"Tidak pernah ada jaminan. Kami punya waktu tambahan satu hari untuk pemulihan. Sementara itu, terjadi cuaca panas dan hujan lebat selama dua hari. Sekarang suhu akan naik lagi, tetapi tidak sampai sepanas pertandingan terakhir. Pemulihan sangat penting. Segala upaya dilakukan bersama tim medis untuk memastikan para pemain berada dalam kondisi terbaik," kata Didier Deschamps saat jumpa pers sebelum laga yang dikutip dari RMC Sport, Kamis (9/7).
Pelatih 57 tahun itu mengonfirmasi bahwa kartu kuning Michael Olise ditolak. Deschamps juga berbicara kualitas Maroko yang kerap mengandalkan penguasaan bola dan punya serangan tajam.
"Kartu kuning itu tidak berubah. Kami menerima pemberitahuan dari FIFA pagi ini. Mengenai pertandingan, Maroko bukanlah Paraguay. Kami pernah bermain melawan Maroko empat tahun lalu, mereka mencapai final AFCON. Mereka memiliki pemain-pemain yang sangat bagus, mereka adalah tim yang suka menguasai bola dan menyerang. Mereka memiliki kualitas yang sangat tinggi," ujar Deschamps.
Efisiensi permainan menjadi andalan Deschamps bersama timnas Prancis di laga melawan Maroko. Mereka berusaha untuk memaksimalkan peluang dan memanfaatkannya menjadi gol.
"Kami telah menghadapi beberapa lawan yang tangguh. Kami telah membuat beberapa pertandingan menjadi mudah bagi diri kami sendiri, tetapi kami juga menghadapi beberapa lawan yang tangguh. Di perempat final, kualitas lawan juga meningkat. Adapun kunci pertandingan, ada beberapa, dan kami perlu efisien dalam serangan dan di zona lainnya juga. Kita akan lihat tim mana yang memiliki penguasaan bola terbanyak. Ini soal kekuatan. Pelatih Maroko sedang melakukan persiapannya, begitu juga saya," jelas legenda Juventus tersebut.
"Kita hanya bisa melangkah lebih jauh. Kita memiliki efisiensi yang sangat baik, tetapi bisa lebih baik lagi. Rasio peluang-efisiensi ini juga terkait dengan lawan yang kita hadapi. Semakin tinggi efisiensi, semakin baik," pungkas Didier Deschamps.
Didier Deschamps diprediksi tidak mengubah susunan pemainnya saat menang melawan Paraguay. Melansir Fotmob, dia masih mengandalkan ketajaman Kylian Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembele.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
