Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 17.43 WIB

Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Maroko: Mbappe dan Hakimi (Sementara) Bukan Bestie, Duel Sahabat Camp des Loges

Kylian Mbappe dan Achraf Hakimi sudah bersahabat sejak di Paris Saint-Germain (PSG). (Dok. L'equipe) - Image

Kylian Mbappe dan Achraf Hakimi sudah bersahabat sejak di Paris Saint-Germain (PSG). (Dok. L'equipe)

JawaPos.com – Kylian Mbappe dan Achraf Hakimi bersahabat di Paris Saint-Germain (PSG). Hakimi masih membela PSG sejak musim panas 2021, sedangkan Mbappe telah meninggalkan klub peraih juara Liga Champions dua musim terakhir tersebut (2017–2024) untuk bergabung dengan Real Madrid.

Dini hari nanti (10/7), dua bestie itu akan berduel untuk kali pertama di level timnas setelah berpisah dari PSG. Mbappe sebagai kapten Prancis menghadapi Hakimi yang jadi pemimpin Maroko pada perempat final Piala Dunia 2026 di Gillette Stadium, Foxborough (siaran langsung TVRI Nasional/TVRI Sport pukul 03.00 WIB).

”Dia (Mbappe) sudah bukan lagi sahabatku ketika di lapangan,” kata Hakimi saat diejek komedian Maroko Mimo Lazrak terkait relasi antara dirinya dengan Donatello – julukan Mbappe.

Memori di semifinal Piala Dunia 2022 menunjukkan kedekatan mereka. Pasca kekalahan Singa Atlas–julukan Maroko– 0-2 oleh Prancis, Hakimi bertukar jersey dengan Mbappe. Keduanya pun terlihat di kamera saling bercanda. Hanya, itu terjadi saat keduanya masih di Camp des Loges –sebutan markas latihan PSG.

Tahun lalu, keduanya sempat bersua di semifinal Piala Dunia Antarklub. Duel di MetLife Stadium, East Rutherford, saat itu dimenangi Hakimi dan PSG dengan kemenangan empat gol tanpa balas atas Real yang dibela Mbappe.

Pengawal Donatello

Berkaca dari kejadian melawan Paraguay pada 16 besar (5/7), entraineur Prancis Didier Deschamps merancang strategi untuk mengamankan Mbappe dari cedera akibat permainan keras lawan. Dilansir dari Livefoot, Deschamps menugaskan dua pemain untuk jadi pengawal Mbappe. Kedua pemain tersebut adalah bek tengah Ibrahima Konate dan striker Jean-Philippe Mateta.

Bukankah Konate dan Mateta bukan pemain pilihan starting XI? Deschamps mempersiapkan kedua pemain memang sebagai opsi pengganti di babak kedua. Itu dengan asumsi pemain biasanya mulai lepas kendali setelah turun minum ketimbang berisiko terusir akibat kartu pada 45 menit pertama. ”Semua pemain (di lapangan) melindungi kapten kami. Jadi, tidak hanya kami berdua,” ucap Mateta.

Adu Kreasi Jebolan Akademi City

Gelandang serang Maroko Brahim Diaz masih berpeluang menggeser gelandang serang Prancis Michael Olise di posisi tertinggi kandidat playmaker terbaik Piala Dunia 2026. Brahim dengan empat umpan gol, terpaut satu umpan gol dari Olise.

Uniknya, Olise maupun Brahim sama-sama jebolan akademi sepak bola Manchester City. Brahim pun sudah tercatat dalam sejarah sebagai pemain Afrika pertama yang mampu mencatat empat umpan gol dalam satu edisi Piala Dunia.

Sementara Olise hanya butuh satu umpan gol lagi supaya dapat sejajar dengan rekor Pele sebagai pencatat umpan gol terbanyak pada satu edisi Piala Dunia (edisi 1970). ”Olise selalu ingin jadi pembeda laga,” kata mantan gelandang Les Bleus– julukan Prancis– Patrick Vieira kepada L’Equipe.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore