Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Juli 2026 | 18.33 WIB

Cristiano Ronaldo Ungkap Fakta Baru Mundurnya Pelatih Portugal, Roberto Martinez Dua Kali Sia-siakan Generasi Emas

Pelatih Portugal Roberto Martinez mundur. (AFP) - Image

Pelatih Portugal Roberto Martinez mundur. (AFP)

JawaPos.com - Kegagalan Portugal melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026 membawa konsekuensi. Roberto Martinez mengumumkan pengunduran diri sebagai treinador Selecao das Quinas –julukan Portugal. Ucapan dari kapten Portugal Cristiano Ronaldo membuka fakta baru.

”Aku sudah mencoretnya sebelum Piala Dunia. Jadi, kabar itu tidak mengejutkanku,” celoteh CR7 seperti dilansir dari Mais Futebol.

Tidak diketahui ucapan CR7 tersebut berarti Martinez sejatinya sudah didepak oleh Federasi Sepak Bola Portugal (FPF). Atau, pelatih Belgia di Piala Dunia 2018 dan 2022 itu memang tidak diinginkan pemain Selecao das Quinas.

Martinez mengatakan bahwa dia lapang dada jika FPF telah menentukan keputusan tentang jabatannya sebelum Piala Dunia 2026. Pelatih veteran (71 tahun) Portugal yang pernah melatih Ronaldo di Al-Nassr FC, Jorge Jesus, jadi kandidat pengganti.

”Presiden (FPF) Pedro Proenca berhak memilih siapa pun pelatih yang dia anggap layak dan aku ingin berterima kasih kepadanya atas dukungannya dan semua yang dia lakukan,” tutur Martinez.

Pilihan mundur Martinez seperti banyak yang menginginkan. Sebab, pelatih yang menangani Selecao das Quinas sejak 9 Januari 2023 dianggap menyia-nyiakan generasi emas Portugal saat ini. Lini tengah Portugal, misalnya, dianggap mewah dengan kombinasi duo Paris Saint-Germain, Vitinha dan Joao Neves, serta pemecah rekor umpan gol di Premier League, Bruno Fernandes (Manchester United).

Sebelumnya, Martinez juga menyia-nyiakan generasi emas Belgia yang dihuni Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne, Eden Hazard, Vincent Kompany, dan Thibaut Courtois.

Mantan gelandang serang Portugal Ricardo Quaresma mengkritisi ide-ide taktikal Martinez yang dia anggap kurang variatif. Termasuk saat dikalahkan Spanyol kemarin.

”Sejak kedatangannya, aku belum pernah melihat Portugal bisa bermain bagus. Dia sudah mencoba 50 taktik, tetapi tidak satu pun dari taktiknya berhasil,” tuturnya seperti dilansir dari Diario AS. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore