
Pemain Meksiko merayakan gol pada laga pembuka Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Azteca. (FIFA)
JawaPos.com - Perjalanan Timnas Meksiko di Piala Dunia 2026 kembali berakhir dengan cara yang sudah sangat akrab bagi para pendukungnya. Setelah berhasil melewati fase grup, El Tri harus mengakhiri langkah di babak 16 besar usai dikalahkan Inggris dengan skor 3-2.
Hasil tersebut memperpanjang catatan panjang kegagalan Meksiko menembus perempat final Piala Dunia. Kekalahan ini bukan sekadar hasil dari satu pertandingan.
Bagi Meksiko, babak 16 besar seolah menjadi penghalang yang terus menghentikan langkah mereka selama lebih dari tiga dekade. Jika melihat sejarah, Meksiko sudah berkali-kali tampil konsisten di fase grup.
Namun, ketika memasuki fase gugur, mereka selalu kesulitan mengambil langkah berikutnya. Sejak Piala Dunia 1994, Meksiko delapan kali mencapai babak 16 besar dan seluruhnya berakhir dengan kekalahan.
Rangkaian hasil tersebut dimulai saat disingkirkan Bulgaria pada 1994 melalui adu penalti. Empat tahun kemudian mereka kalah dari Jerman. Pada edisi 2002, Amerika Serikat menjadi tim yang menghentikan langkah El Tri.
Dua edisi berikutnya menghadirkan cerita yang hampir sama. Argentina dua kali menjadi mimpi buruk Meksiko pada 2006 dan 2010. Setelah itu, Belanda menyingkirkan mereka pada 2014 melalui pertandingan dramatis, sebelum Brasil mengakhiri perjalanan Meksiko pada edisi 2018.
Baca Juga:Pemain Timnas Indonesia Adrian Wibowo Menikmati Adaptasi di Tim Liga Austria FC Wacker Innsbruck
Satu-satunya pengecualian terjadi pada Piala Dunia 2022 ketika Meksiko bahkan gagal melewati fase grup. Namun, pada 2026 mereka kembali bangkit dan berhasil lolos ke babak gugur. Sayangnya, harapan untuk memutus kutukan kembali pupus setelah Inggris tampil lebih efektif dan mengamankan tiket ke perempat final.
Yang membuat catatan ini semakin menarik adalah kegagalan tersebut juga terjadi ketika Meksiko menjadi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026. Bermain di depan pendukung sendiri ternyata belum mampu mengubah sejarah panjang yang terus membayangi mereka.
Di sisi lain, konsistensi Meksiko untuk rutin lolos ke fase gugur tetap menjadi pencapaian yang patut diapresiasi. Tidak banyak negara yang mampu tampil stabil dalam sembilan edisi Piala Dunia terakhir. Namun, sepak bola pada akhirnya juga diukur dari seberapa jauh sebuah tim mampu melangkah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
