
Luka Modric (Instagram @lukamodric10)
JawaPos.com – Luka Modric diyakini telah memainkan pertandingan terakhirnya di Piala Dunia FIFA 2026 setelah Kroasia tersingkir pada babak 32 besar.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Jum'at (3/7), Gelandang berusia 40 tahun tersebut menutup perjalanan panjangnya di ajang sepak bola paling bergengsi dengan status sebagai legenda Kroasia.
Penampilannya menjadi akhir dari kiprah seorang pemimpin yang telah membentuk generasi emas sepak bola negaranya.
Kroasia harus mengakhiri langkahnya setelah kalah dari Portugal dalam pertandingan yang berlangsung sengit di Toronto, Kanada. Modric tetap tampil sebagai pengatur permainan dan memimpin rekan-rekannya hingga peluit panjang berbunyi.
Meski gagal membawa timnya melaju, penampilannya kembali menunjukkan kualitas dan kepemimpinan yang telah menjadi ciri khasnya selama bertahun-tahun.
Sepanjang kariernya di Piala Dunia, Modric tampil dalam lima edisi, yaitu 2006, 2014, 2018, 2022, dan 2026. Ia membawa Kroasia mencapai final pada 2018 sekaligus meraih penghargaan Bola Emas sebagai pemain terbaik turnamen.
Pada edisi 2022, Modric juga berperan penting mengantarkan Kroasia finis di peringkat ketiga.
Laga terakhir Modric di Piala Dunia juga menghadirkan momen emosional ketika ia kembali berhadapan dengan Cristiano Ronaldo.
Seusai pertandingan, kedua mantan rekan setim di Real Madrid itu saling berpelukan sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan karier yang telah mereka lalui bersama.
Momen tersebut menjadi simbol berakhirnya era dua pemain yang memberi pengaruh besar bagi sepak bola dunia.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
