
Luis Diaz saat laga kemenangan timnas Kolombia melawan Ghana. (Dok. IG/@fcfseleccioncol)
JawaPos.com - Luis Diaz mengaku Kolombia sebenarnya memiliki cukup banyak peluang saat menyingkirkan Ghana 1-0. Penyerang Bayern Munchen itu berharap Los Cafeteros tampil lebih tajam ketika menghadapi Swiss pada babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Gol tunggal kemenangan sudah cukup mengantar Kolombia melaju ke babak berikutnya. Meski demikian, Diaz menilai penyelesaian akhir timnya masih perlu ditingkatkan.
Diaz mengatakan Kolombia sebenarnya menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan.
"Kami bisa saja mencetak lebih banyak gol, dan itulah yang kami inginkan. Tetapi yang terpenting adalah lolos ke babak selanjutnya. Saya rasa penghargaan pemain terbaik pantas diberikan kepada seluruh tim," ujar Diaz kepada beIN Sports, dikutip Fil Goal.
Penampilan impresif Diaz membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.
Selain senang membawa Kolombia lolos, Diaz juga mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat di negaranya.
"Saya rasa suasana dan perayaan saat ini di Kolombia sangat fantastis. Saya senang dengan dukungan luar biasa dari para penggemar, dan saya pikir negara ini sedang mengalami momen yang luar biasa setelah kemenangan ini," katanya.
Berdasarkan data FotMob, Diaz menjadi pemain Kolombia yang paling sering menyentuh bola di kotak penalti Ghana.
Penyerang berusia 29 tahun itu juga melepaskan lima tembakan, terbanyak dibanding pemain lain dalam pertandingan tersebut. Dari jumlah itu, dua tembakan mengarah ke gawang, sementara satu lainnya melenceng.
Performa tersebut menjadi bukti bahwa Diaz terus menjadi ancaman utama di lini depan Kolombia.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
