
Selebrasi Mohamed Salah di laga Selandia Baru vs Mesir (FIFA)
JawaPos.com – Australia tinggal selangkah lagi mencatat sejarah. Setelah dua kali terhenti pada fase gugur Piala Dunia (2006 dan 2022), Socceroos –julukan Australia– memburu kemenangan di fase knockout untuk kali pertama saat menghadapi Mesir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Arlington, dini hari nanti (siaran langsung TVRI Nasional/TVRI Sport pukul 01.00 WIB).
”Sekarang kami harus melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan tim Australia mana pun. Yaitu memenangi pertandingan fase gugur Piala Dunia,” ucap gelandang senior (berusia 33 tahun dan 85 caps) Australia Jackson Irvine seperti dikutip dari SBS Sport.
Masalahnya, Mesir mengusung misi serupa. The Pharaohs –julukan Mesir- tidak ingin berhenti setelah kali pertama menginjakkan kaki di fase gugur Piala Dunia. ”Ini adalah laga yang telah dinantikan oleh negeri kami,” kata striker Mesir
Mahmoud Ahmed Ibrahim Hassan atau yang lebih dikenal dengan Trezeguet seperti dikutip dari ESPN.
Kabar baik bagi Mesir, bintang utama Mohamed Salah siap main setelah mengalami cedera hamstring saat menghadapi Iran pada laga terakhir fase grup (27/6). Kapten sekaligus wide attacker Mesir berusia 34 tahun itu sudah terlihat berlatih bersama rekan setimnya kemarin (2/7).
Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) bahkan mengunggah foto Salah di lapangan latihan dengan keterangan singkat, The King is back. ”Insya Allah Mohamed Salah siap untuk pertandingan melawan Australia. Kehadirannya sangat penting bagi kami, di dalam maupun di luar lapangan,” kata Wakil Ketua EFA Khaled El-Dirandly kepada On Sport TV.
Salah tetap menjadi tumpuan utama Mesir. Dia telah mencetak satu gol dan dua umpan gol sepanjang fase grup. Satu gol tambahan akan membuat mantan bintang Liverpool FC itu menyamai rekor 69 gol milik pelatih sekaligus legenda Mesir, Hossam Hassan, sebagai top scorer sepanjang masa The Pharaohs.
Australia pun sadar akan ancaman yang bisa didatangkan Salah. Sejak mengetahui bakal berhadapan dengan Mesir di fase gugur, Socceroos mulai menyiapkan rencana untuk meredam Salah. ”Kami telah mempelajari bagaimana cara menghentikan Salah sekaligus menghentikan Mesir,” kata fullback Australia Jordan Bos dikutip dari Reuters.
Baca Juga:Nicolas Tagliafico Minta Bantuan Fans, Bek Argentina Ingin Melengkapi Album Stiker Piala Dunia
Selain mempersiapkan cara meredam Salah, Australia juga mengantisipasi berbagai kemungkinan lain. Termasuk, jika laga berlanjut hingga adu penalti.
Pengalaman asisten pelatih Mile Jedinak menjadi salah satu modal penting. Mantan kapten Socceroos itu tidak pernah gagal mengeksekusi penalti sepanjang kariernya di timnas. Jedinak pun tidak ragu membagikan pengalamannya kepada para pemain.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
