Teknologi Connected Ball menjadi dasar FIFA menganulir gol Josko Gvardiol saat Kroasia menghadapi Portugal pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. (FIFA)
Gol Josko Gvardiol tercipta pada menit ke-12 masa injury time ketika Kroasia berusaha menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun setelah proses pemeriksaan VAR selesai, wasit memutuskan gol itu tidak sah karena terjadi offside.
Penilaian itu didasarkan pada kesimpulan bahwa Igor Matanovic sempat menyentuh bola menggunakan kepalanya sebelum bola jatuh kepada Gvardiol. Sentuhan yang sangat tipis tersebut mengubah titik acuan offside sehingga posisi bek Kroasia itu berubah menjadi berada di depan garis pertahanan Portugal.
Apabila Matanovic tidak menyentuh bola, gol itu seharusnya sah. Pada umpan awal yang dikirim dari sisi kiri, posisi Gvardiol sebenarnya masih berada dalam keadaan onside sehingga peluang itu tidak akan melanggar aturan.
Perubahan penilaian hanya terjadi karena adanya sentuhan tambahan dari Matanovic. Itulah yang menjadi dasar VAR mengubah keputusan dan menganulir gol dramatis Kroasia.
Pada Piala Dunia 2026, FIFA menggunakan bola Adidas Trionda yang telah dibekali teknologi Connected Ball. Teknologi inilah yang berperan besar membantu VAR mengungkap sentuhan bola yang hampir mustahil dilihat mata manusia.
Sekilas, baik dalam tayangan langsung maupun tayangan ulang, bola terlihat tidak mengenai kepala Matanovic. Kondisi tersebut membuat banyak orang menganggap Gvardiol masih berada dalam posisi yang sah saat mencetak gol.
Namun ruang VAR memiliki akses terhadap data tambahan dari sensor yang tertanam di dalam bola. Sensor tersebut mampu mendeteksi setiap kontak yang terjadi pada bola secara real time sehingga tidak hanya mengandalkan rekaman video.
Selama proses peninjauan, tayangan VAR menampilkan grafik berbentuk gelombang yang memperlihatkan seluruh sentuhan pada bola. Ketika grafik itu disinkronkan dengan video pertandingan, muncul gangguan kecil pada gelombang tepat saat bola melewati kepala Matanovic.
Gangguan pada grafik tersebut menjadi bukti adanya kontak bola dengan pemain Kroasia itu. Berdasar titik sentuhan baru itulah sistem kemudian menghitung ulang posisi offside Gvardiol dan menghasilkan keputusan bahwa gol harus dianulir.
FIFA menjelaskan, Connected Ball merupakan sistem inovatif yang dikembangkan bersama Adidas untuk memberikan data pergerakan bola secara sangat akurat. Teknologi ini membantu proses pengambilan keputusan VAR sekaligus meningkatkan akurasi penentuan offside semi-otomatis.
Menurut FIFA, teknologi tersebut memberikan informasi rinci mengenai momen tepat terjadinya sentuhan bola, kecepatan, hingga lintasan pergerakan bola. Data itu sangat penting untuk menentukan kapan posisi seorang pemain harus dievaluasi dalam situasi offside.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
