
Pemain timnas Brasil Matheus Cunha. (Istimewa)
JawaPos.com - Timnas Brasil memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Jepang dengan skor 2-1 pada pertandingan babak 32 besar. Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri perjuangan Samurai Biru yang sempat memberikan perlawanan sengit sepanjang laga.
Namun, perhatian publik tidak hanya tertuju pada jalannya pertandingan. Seusai peluit panjang dibunyikan, penyerang timnas Brasil Matheus Cunha, terlihat menghampiri striker muda Jepang, Kento Shiogai. Dalam momen itu, Cunha memberikan gestur dan ucapan yang dianggap sebagai sindiran.
Menurut sejumlah unggahan yang beredar di media sosial, Matheus Cunha mengatakan, Lima kali juara dunia, kalian masih kecil. Ucapan tersebut diyakini sebagai respons atas komentar Kento Shiogai yang sempat menjadi sorotan menjelang pertandingan.
Baca Juga:Bukan Kebetulan, Ini Strategi Besar Maroko hingga Menjelma sebagai Kekuatan Baru Sepak Bola Dunia
Sebelum laga dimulai, Kento Shiogai melontarkan pernyataan yang cukup berani ketika membahas kekuatan Brasil saat ini. Dia menilai timnas Brasil sudah tidak lagi menjadi tim paling ditakuti seperti beberapa tahun lalu.
"Brasil dulu kuat. Namun sekarang saya punya kesan bahwa Prancis dan Argentina yang kuat. Soal Brasil, akhir-akhir ini saya tidak banyak dengar. Neymar? Dia bukan lagi seperti dulu," ujar Shiogai dalam pernyataannya sebelum pertandingan.
Komentar tersebut sempat memancing berbagai reaksi dari pendukung sepak bola. Sebagian menilai Shiogai hanya menyampaikan pendapat, sementara yang lain menganggap ucapannya kurang menghormati tradisi besar yang dimiliki Brasil.
Kemenangan atas Jepang tampaknya menjadi momen yang dimanfaatkan Matheus Cunha untuk memberikan balasan secara langsung kepada sang pemain muda. Meski begitu, belum ada pernyataan resmi dari Cunha maupun Federasi Sepak Bola Brasil mengenai insiden tersebut.
Di sisi lain, Jepang sebenarnya tampil cukup impresif sepanjang pertandingan. Mereka mampu memberikan tekanan kepada Brasil dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya.
Meski akhirnya harus tersingkir, penampilan tim asuhan Jepang tetap mendapat apresiasi karena mampu membuat salah satu favorit juara bekerja keras hingga menit-menit akhir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
