
Juergen Klopp, pelatih yang dikenal dengan gaya bermain Gegenpressing, memberikan penilaiannya atas kekalahan Jerman dari Paraguay di Piala Dunia 2026. (Instagram/@kloppo)
JawaPos.com - Juergen Klopp melontarkan kritik tajam terhadap keputusan wasit yang menganulir gol Jonathan Tah saat Jerman menghadapi Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bahkan, mantan pelatih Liverpool itu membawa-bawa nama Arsenal sebagai perbandingan.
Jerman menelan pil pahit setelah tumbang dari Paraguay di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Tim berjuluk Der Panzer itu kalah lewat drama adu penalti dengan skor 3-4, setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Kekalahan ini jauh di luar dugaan, mengingat armada Julian Nagelsmann sangat diunggulkan untuk menang.
Dalam laga tersebut, Jerman sejatinya berhasil membalikkan keadaan menjadi unggul 2-1 pada menit ke-102 lewat tandukan Jonathan Tah yang memenangkan duel udara dalam situasi sepak pojok. Akan tetapi, gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan peninjauan lewat Video Assistant Referee (VAR).
Baca Juga:Jerman Pulang Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Der Panzer?
Wasit menilai Waldemar Anton melakukan pelanggaran dengan menghalangi pergerakan kiper Paraguay, Orlando Gill. Dalam insiden tersebut, Gill sempat terjatuh sebelum bangkit dan mencoba menghalau sundulan Tah. Keputusan kontroversial itu pun menuai banyak kritik, termasuk dari mantan pelatih Liverpool, Juergen Klopp.
Klopp membandingkan gol Tah dengan banyaknya gol yang dicetak Arsenal sepanjang musim lalu saat menjuarai Liga Inggris. Pasalnya, The Gunners - julukan Arsenal - kerap memakai taktik seperti itu dalam situasi sepak pojok. Dan hasilnya, tidak ada pelanggaran yang tercipta.
"Kalau gol seperti itu dianggap tidak sah, maka Arsenal tidak akan menjadi juara Liga Inggris. Sekitar 60 persen gol mereka tercipta dengan cara seperti itu,” ujar Klopp, dilansir dari BBC, Selasa (30/6/2026).
“Kami seharusnya memenangkan pertandingan ketika bola itu masuk ke gawang. Jadi, tentu saja keputusan ini sangat menyakitkan,” tambah dia.
Keputusan kontroversial tersebut juga membuat legenda Timnas Inggris, Alan Shearer, bereaksi. Shearer menilai wasit membuat keputusan yang buruk, karena seharusnya gol Tah tidak perlu dianulir.
"Saya sama sekali tidak setuju dengan keputusan itu. Kiper terjatuh hanya karena sedikit sentuhan dan itu sangat berlebihan. Menurut saya, itu keputusan yang sangat buruk,” kata Shearer.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
