
Pelatih Jepang Hajime Moriyasu di Houston Stadium, Houston, Senin (29/6) sebelum pertandingan melawan Brasil digelar. (Kyodo)
JawaPos.com – Pelatih Timnas Jepang Hajime Moriyasu menegaskan timnya tidak datang untuk sekadar menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia. Samurai Biru ingin menciptakan sejarah dengan meraih kemenangan pertama di fase gugur sekaligus menjaga mimpi menjadi juara dunia.
Seperti dilansir Kyodo, Senin (29/6), Moriyasu mengatakan lolos ke fase gugur bukan lagi target utama Jepang. Menurutnya, para pemain kini memiliki keyakinan bahwa perjuangan sesungguhnya justru dimulai setelah melewati fase grup.
"Lolos ke babak gugur adalah sesuatu yang sudah pernah kami capai di turnamen sebelumnya. Para pemain mengatakan Piala Dunia baru dimulai sekarang dan itu menunjukkan sejauh mana perkembangan sepak bola Jepang," kata Moriyasu dalam konferensi pers di Houston.
Jepang akan menghadapi Brasil, pemegang rekor lima gelar juara dunia, tanpa diperkuat Takefusa Kubo yang masih menjalani pemulihan cedera lutut. Di kubu lawan, Brasil ditangani Carlo Ancelotti, pelatih legendaris asal Italia yang pernah menjuarai lima liga top Eropa dan lima gelar Liga Champions.
Moriyasu mengaku sangat menghormati Brasil yang selama puluhan tahun menjadi salah satu inspirasi perkembangan sepak bola Jepang. Ia pernah merasakan langsung pengaruh sepak bola Brasil ketika dilatih Falcao di tim nasional Jepang dan melihat Zico menangani Samurai Biru pada Piala Dunia 2006.
"Falcao mengajarkan kepada saya bahwa yang paling penting adalah bermain dengan penuh percaya diri dan memiliki karakter kuat yang didukung kemampuan teknik tinggi," ujarnya.
Meski menghormati lawannya, Moriyasu menegaskan Jepang tidak perlu mengubah identitas permainan mereka.
"Tidak perlu mengubah identitas sepak bola Jepang. Kami memiliki banyak karakteristik yang istimewa dan bisa kami tunjukkan dengan bangga kepada dunia. Kami harus terus mewarisinya," katanya.
Kapten Jepang Ko Itakura juga menunjukkan optimisme tinggi. Ia mengatakan seluruh pemain memiliki kepercayaan diri terhadap fondasi permainan yang telah dibangun dan ingin benar-benar bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
"Kami tidak ingin hanya dikenang sebagai tim yang bagus," ujar Itakura.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
