
Achraf Hakimi, kapten timnas Maroko di Piala Dunia 2026. (Instagram @achrafhakimi)
JawaPos.com - Piala Dunia selalu menghadirkan cerita baru di setiap edisi. Namun, jika melihat daftar juara sejak 1978, kenyataannya tidak banyak perubahan terjadi.
Dalam kurun waktu hampir lima dekade, hanya Prancis dan Spanyol yang berhasil menambah daftar negara baru yang mengangkat trofi paling bergengsi piala dunia. Selebihnya, gelar juara tetap bergantian dimenangkan negara-negara yang sudah lama menjadi kekuatan tradisional.
Di tengah dominasi tersebut, timnas Jepang dan Maroko kini hadir sebagai dua negara yang mulai mengubah cara pandang banyak orang. Keduanya tidak lagi dipandang sekadar tim kuda hitam piala dunia yang mulai dianggap sebagai kandidat serius yang memiliki peluang melangkah lebih jauh.
Baca Juga:Timnas Iran Pulang dengan Luka, Ramin Rezaeian Sebut Timnya Sangat Sial di Piala Dunia 2026
Keberhasilan Jepang tidak lahir secara instan. Negeri Sakura membangun sepak bolanya melalui kompetisi domestik yang terus berkembang, pembinaan usia muda yang konsisten, serta filosofi bermain yang diterapkan sejak level akademi.
Hasilnya mulai terlihat dalam beberapa tahun terakhir, ketika pemain-pemain Jepang mampu bersaing di liga-liga top Eropa dan menjaga regenerasi tanpa putus.
Sementara itu, Maroko memilih jalur yang sedikit berbeda. Selain meningkatkan kualitas kompetisi dan pembinaan di dalam negeri, mereka juga berhasil memaksimalkan potensi pemain diaspora yang tumbuh di berbagai akademi elite Eropa.
Perpaduan pengalaman internasional dan identitas permainan yang kuat membuat Maroko menjadi salah satu tim paling berbahaya dalam beberapa tahun terakhir.
Kini, keduanya menghadapi tantangan yang sesungguhnya. Jepang akan berhadapan dengan Brasil, sementara Maroko ditantang Belanda. Dua pertandingan tersebut menjadi ujian apakah perkembangan yang mereka bangun selama bertahun-tahun benar-benar mampu menggeser kekuatan lama.
Jika berhasil melewati rintangan tersebut, narasi tentang kejutan mungkin sudah tidak lagi relevan. Jepang maupun Maroko akan semakin layak ditempatkan sebagai calon juara yang benar-benar diperhitungkan.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
