
Pemain Afrika Selatan merayakan kemenangan atas Korea Selatan yang memastikan langkah bersejarah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (Instagram @caf_online)
JawaPos.com – Kanada memang berhasil mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2026. Namun, pencapaian itu justru dibayangi rasa penyesalan.
Hanya membutuhkan hasil imbang untuk finis sebagai juara Grup B, Les Rouges—julukan Kanada—justru kalah 1-2 dari Swiss pada laga terakhir grup, Kamis (25/6) lalu.
Hasil tersebut membuat Kanada kehilangan keuntungan untuk bermain kandang pada fase gugur. Jonathan David dkk selanjutnya tidak bisa lagi bermain di Vancouver atau Toronto, melainkan harus terbang ke Los Angeles, Amerika Serikat.
Kanada akan menjalani babak 32 besar melawan Afrika Selatan di SoFi Stadium, Inglewood, dini hari nanti (siaran langsung TVRI pukul 02.00 WIB). Les Rouges tercatat dalam sejarah sebagai tuan rumah pertama Piala Dunia yang harus memainkan laga fase gugur di luar wilayah negaranya sendiri.
"Kami sedikit kecewa. Perasaan kami campur aduk. Tentu kami ingin tetap bermain di Vancouver. Tidak mendapat kesempatan itu menjadi pukulan bagi semua orang. Tapi sekarang kami harus bersiap menghadapi pertandingan berikutnya," kata Jonathan David dikutip dari BBC.
Ya, alih-alih terus menyesal, Kanada harus fokus membenahi kekurangan. Salah satunya adalah tidak lagi terlambat panas.
Saat menghadapi Bosnia-Herzegovina, mereka kebobolan lebih dulu sebelum mampu menyamakan kedudukan. Situasi serupa kembali terjadi ketika menghadapi Swiss. Kanada tampil pasif dan kebobolan dua gol sebelum Promise David memperkecil ketertinggalan.
"Kami harus memulai pertandingan seperti saat menghadapi Qatar, bukan seperti ketika melawan Swiss," ujar penyerang Tani Oluwaseyi kepada The Canadian Press.
"Ini soal pola pikir. Kami harus melupakan pertandingan sebelumnya, lalu tampil kuat sejak menit pertama dan mempertahankannya selama lebih dari 90 menit," imbuh winger Tajon Buchanan.
Kabar baiknya, Kanada bakal mendapat suntikan tenaga baru. Sang kapten tim, Alphonso Davies, diperkirakan sudah bisa tampil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
