
Philipp Lahm saat masih aktif bermain.
JawaPos.com – Pemegang mahkota juara dunia 2014, sekaligus kapten legendaris timnas Jerman, Philipp Lahm, kembali melancarkan kritik pedas terhadap presiden FIFA Gianni Infantino terkait gelaran Piala Dunia di musim panas ini.
Mantan pesepak bola kelahiran Munchen ini memang dikenal pedas dalam menyampaikan keresahannya mengenai kejanggalan yang terjadi di sepak bola modern ini, pada musim panas lalu ia mengecam perluasan Piala Dunia Antarklub dengan menyoroti kebugaran pemain.
Kini, Lahm menyasarkan kritik pedasnya melalui tulisan mengenai gelaran Piala Dunia, atau kompetisi yang pernah dimenangkannya 12 tahun silam dengan melabeli bahwa kejuaraan ini hanya bisnis dan mencoreng kredibilitas sepak bola.
"Piala Dunia (2026) sedang dijual. Ini merampas kredibilitas sepak bola. Akibatnya, para penggemar merasa tidak nyaman. Semakin sulit bagi mereka untuk memisahkan FIFA dari acara itu sendiri," tulis pria 42 tahun ini dalam sebuah kolom untuk surat kabar Jerman, Die Zeit.
Tak berhenti sampai di situ. Keresahannya sebagai mantan pemain dan kini menjadi penikmat sekaligus pengamat membuatnya ikut mengkritik harga tiket Piala Dunia musim panas ini yang terus mengundang kontroversi.
"FIFA juga dituduh tidak memberikan angka (harga) yang jujur tentang permintaan sebenarnya (mengenai tiket) dan menggunakan (penjualan) ini untuk memaksimalkan pendapatan,” lanjut legenda Bayern Munchen ini.
"Lebih lanjut, saya merasa jengkel dengan saran yang berulang untuk mengadakan Piala Dunia setiap dua tahun sekali. Sebuah turnamen (antarnegara) yang membutuhkan persiapan (khusus) dan tindak lanjut agar memiliki dampak yang berkelanjutan," tandasnya.
Namun, ia tak hanya menyampaikan keresahannya saja. Lahm juga menuliskan bahwa FIFA "melakukan banyak hal dengan benar," dan memuji Piala Dunia yang kini menjadi 48 tim dapat menciptakan kisah-kisah menarik bagi negara kuda hitam seperti DR Kongo dan Tanjung Verde.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022