
Gelandang timnas Turki Arda Guler minta maaf gagal bawa negaranya melaju lebih jauh di piala dunia. (Instagram @ardaguler)
JawaPos.com - Timnas Turki harus menerima kenyataan pahit di Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Paraguay. Hasil tersebut memastikan Turki menjadi negara pertama yang tersingkir dari turnamen, sekaligus mengakhiri harapan mereka untuk melangkah lebih jauh di kompetisi sepak bola terbesar dunia itu.
Kekalahan dari Paraguay menjadi pukulan berat bagi skuad timnas Turki. Dalam dua pertandingan piala dunia yang telah dijalani, mereka gagal meraih poin sekaligus tidak mampu mencetak satu gol pun.
Catatan tersebut membuat perjalanan timnas Turki di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan banyak pihak. Salah satu pemain yang paling disorot setelah pertandingan adalah gelandang muda Real Madrid, Arda Guler.
Baca Juga:Klasemen Terkini Piala Dunia 2026: Dua Tim Sudah Lolos ke 32 Besar, Dua Tim Dipastikan Tersingkir
Pemain berusia 21 tahun itu tidak menyembunyikan rasa kecewanya dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Turki. Dalam wawancara dengan TRT Spor, Guler mengaku seluruh tim merasa bertanggung jawab atas hasil buruk yang diraih selama turnamen.
"Kami merasa malu. Kami meminta maaf kepada seluruh rakyat kami. Kami bermain di tim-tim besar dan kami harus menunjukkannya di lapangan. Dalam dua pertandingan kami tidak bisa mencetak gol," ujar Guler.
Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya tekanan yang dirasakan para pemain. Banyak penggemar menaruh harapan tinggi kepada generasi muda Turki yang dianggap memiliki potensi besar untuk bersaing di level internasional.
Guler juga menegaskan bahwa kegagalan di Piala Dunia 2026 akan menjadi pengalaman yang sulit dilupakan sepanjang kariernya bersama tim nasional. Namun, dia berjanji akan terus memberikan kemampuan terbaiknya demi membawa Turki bangkit di masa mendatang.
"Sepanjang karier saya di Tim Nasional, saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk melupakan turnamen ini. Kami meminta maaf kepada rakyat kami," lanjut Arda Guler.
Turki sebenarnya datang ke Piala Dunia dengan sejumlah pemain yang berkarier di klub-klub top Eropa. Kehadiran nama-nama muda berbakat sempat menumbuhkan optimisme bahwa mereka mampu menciptakan kejutan. Namun, performa di lapangan tidak berjalan sesuai harapan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
