Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juni 2026 | 18.05 WIB

Belanda Pertaruhkan Rekor 20 Tahun, Virgil Van Dijk dkk Harus Redam Alexander Isak-Viktor Gyokores

Virgil van Dijk dkk bakal memikul beban berat saat Belanda berjumpa Swedia dalam laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, Minggu (21/6). (Dok. Instagram/@virgilvandijk) - Image

Virgil van Dijk dkk bakal memikul beban berat saat Belanda berjumpa Swedia dalam laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, Minggu (21/6). (Dok. Instagram/@virgilvandijk)

JawaPos.com - Virgil van Dijk dkk bakal memikul beban berat saat Belanda berjumpa Swedia dalam laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 di NRG Stadium, Houston, Minggu (21/6) dini hari nanti (siaran langsung TVRI pukul 00.00 WIB).

Setelah pertahanan Oranje -julukan Belanda- ditembus dua kali oleh Jepang pada laga pembuka, Van Dijk kini menghadapi tantangan yang lebih berat. Kapten Belanda itu harus menghentikan duet Alexander Isak dan Viktor Gyokeres yang sedang dalam performa terbaik.

Saat melumat Tunisia 5-1 di Estadio BBVA, Monterrey, Senin (15/6), Isak dan Gyokeres sama-sama mencetak sebiji gol. Isak juga menyumbang dua umpan gol yang membuatnya terpilih sebagai Man of the Match.

‘Kabar buruk’ bagi Belanda, duo Isak-Gyokeres dipercaya belum berada dalam performa puncak dalam laga tersebut. “Mereka belum terlalu sering bermain bersama, jadi masih bisa lebih baik lagi,” kata pelatih Swedia, Graham Potter dikutip dari TNT Sports.

“Mereka bekerja keras satu sama lain. Menyenangkan melihat mereka mencetak gol. Saya pikir keduanya fantastis,” lanjut mantan pelatih Chelsea dan Brighton tersebut.

Kembali Jumpa Van De Ven

Van Dijk tentu tidak sendiri mengawal lini pertahanan Belanda. Dia kemungkinan akan bertandem dengan Jan Paul Van Hecke dan Micky Van De Ven. Menariknya, Van De Ven pernah menjadi ‘mimpi buruk’ bagi Isak.

Bek Tottenham Hotspur itu adalah sosok yang menyebabkan penyerang 26 tahun itu mengalami patah tulang fibula pada Desember tahun lalu.

Cedera tersebut membuat Isak menepi selama sekitar tiga bulan dan mengganggu performanya bersama Liverpool FC. Dia baru menemukan sentuhan terbaik saat membela Swedia dengan torehan dua gol dan dua assist dalam tiga pertandingan terakhir.

“Kami seharusnya menjadi pembeda,” kata Isak mengenai duetnya dengan Gyokeres kepada Sweden Herald. “Ketika kami berdua bermain bersama, bukan berarti kami harus bermain dengan cara tertentu. Yang terpenting adalah kami berkontribusi untuk tim.”

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore