
Pemain timnas Republik Ceko Michal Sadilek. (Dok. FACR)
JawaPos.com - Michal Sadilek kecewa timnas Republik Ceko gagal menambah gol saat imbang dari Afrika Selatan. Laga piala dunia yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut dimainkan di Mercedes-Benz Stadium, Jumat (18/6).
Gelandang timnas Republik Ceko berusia 27 tahun itu menilai Afrika Selatan tidak memiliki peluang berbahaya. Namun, penalti dari pemain Afrika Selatan Teboho Mokoena pada menit ke-83 diakui menyakitkan bagi Michal Sadilek.
"Kekecewaan melanda. Kami unggul 1-0 sepanjang pertandingan. Saya rasa, selain tendangan jarak jauh, mereka tidak menciptakan peluang nyata. Tentu saja, mereka memiliki berbagai peluang dari tepi kotak penalti, tetapi penalti ini sangat menyakitkan," kata Michal Sadílek kepada CT Sport yang dikutip dari laman FACR, Jumat (19/6).
Menurut Sadilek, timnas Republik Ceko bermain baik di semua babak. Namun di babak kedua, timnya gagal menambah keunggulan dan terlalu banyak membuang peluang.
"Kami memulai kedua babak dengan sangat baik dan sayang sekali kami tidak mencetak gol di babak kedua yang akan sangat membantu kami. Tentu saja, kita bisa terus melakukan itu. Masalahnya adalah kita membuang beberapa bola secara tidak perlu dan tidak berada di posisi yang menguntungkan," ujar Sadilek.
Pemain Slavia Prague tersebut merasa organisasi permainan timnas Republik Ceko berjalan dengan baik jika dibandingkan saat kalah dari Korea Selatan. Sayangnya, Afrika Selatan berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti.
"Saya rasa organisasi permainan jauh lebih baik daripada pertandingan sebelumnya. Saat menguasai bola di area bawah, kami terorganisir dengan baik. Kami pikir kami akan bermain satu lawan satu dan menahan beberapa blok pertahanan. Tetapi pada akhirnya, satu situasi menentukan segalanya. Untungnya, mereka mendapatkan penalti dan hasilnya 1-1. Ini sangat disayangkan," ucap Sadilek.
Republik Ceko bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Grup A. Di laga selanjutnya, tim asuhan Miroslav Koubek tersebut akan menghadapi Meksiko pada 25 Juni.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
