Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Juni 2026 | 05.09 WIB

Afrika Selatan Ajukan Banding Kartu Merah Zwane, Hugo Broos Soroti Insiden Lionel Messi 

Hugo Broos bandingkan perlakuan wasit terhadap Themba Zwane dan Lionel Messi. (@BafanaBafana/X). - Image

Hugo Broos bandingkan perlakuan wasit terhadap Themba Zwane dan Lionel Messi. (@BafanaBafana/X).

JawaPos.com - Tim nasional Afrika Selatan memastikan akan mengajukan banding atas kartu merah dan hukuman larangan bermain tiga pertandingan yang dijatuhkan kepada gelandang Themba Zwane.

Pelatih kepala Hugo Broos secara terbuka mempertanyakan keputusan itu, terutama dengan membandingkannya terhadap insiden yang melibatkan Lionel Messi di pertandingan lain.

Zwane menerima kartu merah langsung pada menit ke-84 saat Afrika Selatan kalah 0-2 dari Meksiko dalam laga pembuka Piala Dunia di Mexico City pada Jumat (12/6). Insiden itu membuat Bafana Bafana harus bermain dengan sembilan pemain di sisa pertandingan. Setelah laga, Zwane juga dijatuhi sanksi tambahan berupa larangan bermain selama tiga pertandingan akibat dianggap melakukan tindakan kekerasan.

Namun, dalam pertandingan lain, Lionel Messi tidak mendapatkan sanksi apa pun setelah terlihat menginjak bagian belakang kaki pemain Aljazair, Aissa Mandi, saat Argentina menang 3-0 pada Rabu (17/6). Broos pun menilai adanya standar ganda dalam pengambilan keputusan. “Saya tidak ingin Messi mendapat kartu merah, pemain seperti dia harus tetap berada di lapangan. Kita semua tahu betapa hebatnya dia. Namun, apa bedanya dengan kasus ini?” ujar Broos dalam konferensi pers dikutip dari ESPN.

Broos menegaskan bahwa keputusan kartu merah terhadap Zwane terlalu berlebihan. Sang pelatih mengaku telah meninjau ulang insiden tersebut bersama pemainnya dan tidak melihat adanya pelanggaran yang layak diganjar kartu merah. “Kartu merah untuk Zwane terlalu berat. Saya sudah melihat kembali kejadian itu bersama dia dan menurut saya itu bukan kartu merah,” tegasnya.

Pelatih berusia 74 tahun itu juga membandingkannya dengan insiden Messi yang dinilai tidak mendapatkan perhatian yang sama dari wasit maupun VAR. “Jika dibandingkan dengan apa yang terjadi pada Messi kemarin, saya jelas tidak setuju. Bahkan tampaknya tidak ada tinjauan VAR untuk insiden tersebut, sedangkan kejadian ini ditinjau,” tambah Broos.

Zwane yang masuk sebagai pemain pengganti, diusir hanya 23 menit setelah berada di lapangan. Zwane dianggap mengangkat tangan ke arah pemain bertahan Meksiko saat timnya sedang menyerang. Wasit asal Brasil Wilton Sampaio mengeluarkan kartu merah langsung setelah berkonsultasi dengan VAR. Keputusan itu pun membuat Zwane tampak terkejut.

Menurut Broos, situasi Zwane seharusnya tidak berujung kartu merah. Broos menilai pemain Meksiko lebih dulu menghalangi pergerakan Zwane. “Pemain Meksiko menghalangi pemain saya. Dia tidak melihat bola, hanya memegang Themba. Themba mencoba melewatinya dan meletakkan tangannya di atas bahunya. Untuk itu mendapat kartu merah dan larangan tiga pertandingan? Itu terlalu berlebihan,” jelasnya.

Sambil menunggu proses banding, Zwane dipastikan absen hingga babak 16 besar, itu pun jika Afrika Selatan mampu melaju sejauh itu untuk pertama kalinya dalam sejarah. Kehilangan Zwane menjadi pukulan besar bagi tim karena ia merupakan salah satu pemain paling berpengalaman dan kreatif.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore