
Mikel Oyarzabal bisa jadi senjata rahasia Spanyol di Piala Dunia 2026. (ig @sefutbol)
JawaPos.com - Di tengah sorotan besar yang tertuju kepada Lamine Yamal, Nico Williams, hingga Rodri, ada satu nama yang justru diyakini bisa menjadi pembeda bagi timnas Spanyol di Piala Dunia 2026. Sosok tersebut adalah Mikel Oyarzabal.
Editor sepak bola Sports Mole Matt Law menilai, La Roja bersama Prancis merupakan dua tim dengan kombinasi kualitas pemain dan gaya bermain terbaik di turnamen musim panas ini. Menurut dia, timnas Spanyol memiliki skuad yang sangat lengkap dan berpotensi melangkah jauh di piala dunia.
Dengan Rodri, Pedri, dan Fabian Ruiz di lini tengah, timnas Spanyol dinilai memiliki fondasi yang sangat kuat di turnamen pila dunia. Bahkan, Fabian Ruiz disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa di balik musim gemilang Paris Saint-Germain.
Baca Juga:Gianni Infantino Bikin Kontroversi Lagi, FIFA Ingin Gelar Laga Israel vs Palestina di Turnamen U-15
Namun, perhatian terbesar justru tertuju pada Mikel Oyarzabal, pemain yang selama ini kerap berada di bawah bayang-bayang nama-nama besar lainnya.
Melansir Sports Mole, jelang laga pembuka melawan Tanjung Verde, Matt Law memperkirakan Lamine Yamal tidak akan dipaksakan menjadi starter meski sudah kembali berlatih. Hal yang sama juga berlaku bagi Nico Williams yang baru pulih dari masalah kebugaran.
Situasi itu membuka peluang bagi Oyarzabal untuk menjadi ujung tombak utama Spanyol. Penyerang Real Sociedad tersebut memang bukan nama yang paling sering menghiasi halaman depan media, tetapi statistiknya bersama tim nasional berbicara banyak.
Dalam 12 pertandingan terakhirnya bersama Spanyol, Oyarzabal telah mengoleksi 12 gol. Catatan itu semakin mengesankan jika melihat performanya di level klub, di mana dia mencetak 15 gol di La Liga musim lalu meski Real Sociedad menjalani musim yang tidak terlalu mudah.
"Dia adalah pemain berkelas sejati yang kurang mendapat sorotan, yang dapat dimengerti mengingat ada Yamal dan Nico Williams di sekitarnya," tulis Matt Law.
Oyarzabal terus berkembang dalam beberapa musim terakhir. Jika sebelumnya lebih sering beroperasi di sisi sayap, pemain berusia 29 tahun itu kini semakin nyaman memainkan peran sebagai false nine, baik di klub maupun di tim nasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022