
Vinicius Junior menjadi salah satu andalan Timnas Brasil saat menghadapi Maroko pada laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium. (Instagram @vinijr)
JawaPos.com - Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan perbincangan di luar lapangan. Kali ini, sorotan tertuju pada kebijakan FIFA terkait penggunaan bahasa dalam sesi konferensi pers dan wawancara resmi turnamen usai laga Timnas Brasil vs Maroko.
Sejumlah jurnalis mengeluhkan aturan yang tidak mengizinkan mereka mengajukan pertanyaan dalam bahasa Spanyol kepada pemain timnas Brasil maupun Maroko. Dalam sesi media resmi piala dunia, FIFA hanya memperbolehkan penggunaan beberapa bahasa tertentu, yakni Inggris, Prancis, Arab, dan Portugis, tergantung pada tim yang bersangkutan.
Kebijakan FIFA tersebut memicu kritik karena bahasa Spanyol merupakan salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia dan memiliki pengaruh besar dalam dunia sepak bola internasional. Keluhan muncul dari sejumlah wartawan berbahasa Spanyol yang merasa kesulitan berkomunikasi dengan pemain yang sebenarnya memahami bahasa tersebut.
Salah satu contoh yang banyak dibahas adalah bintang Brasil, Vinicius Junior. Penyerang Real Madrid itu diketahui telah lama bermain di Spanyol dan fasih berbahasa Spanyol dalam kehidupan sehari-harinya.
Meski demikian, dalam sesi resmi FIFA, pertanyaan dalam bahasa Spanyol tidak diperbolehkan. Situasi ini dinilai membatasi komunikasi yang sebenarnya bisa berlangsung lebih natural antara pemain dan media.
Sorotan serupa juga muncul pada kubu Maroko. Salah satu pemain yang mendapat perhatian adalah kapten tim yang tumbuh besar di Spanyol dan terbiasa menggunakan bahasa Spanyol dalam aktivitas sehari-hari.
Dia bahkan disebut terlihat terkejut ketika mengetahui bahwa pertanyaan dalam bahasa tersebut tidak dapat diajukan dalam sesi resmi. FIFA membela kebijakannya dengan menyebut bahasa Inggris sebagai bahasa jembatan atau bahasa utama yang digunakan untuk mempermudah komunikasi internasional selama turnamen berlangsung.
Menurut badan sepak bola dunia itu, penggunaan bahasa yang telah ditentukan bertujuan menjaga standar komunikasi dan proses penerjemahan dalam setiap kegiatan media. Namun, penjelasan tersebut belum sepenuhnya memuaskan para pengkritik.
Mereka menilai alasan itu kurang relevan dalam kasus tertentu, terutama ketika pemain yang diwawancarai justru lebih nyaman berbicara dalam bahasa Spanyol dibandingkan bahasa Inggris. Perdebatan kemudian berkembang lebih luas. Beberapa pihak berpendapat bahwa bahasa Spanyol memiliki posisi yang sangat kuat dalam dunia sepak bola modern.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
