
Gelandang muda timnas Swedia Yasin Ayari tolak selebrasi usai cetak gol ke gawang timnas Tunisia di Piala Dunia 2026. (Istimewa)
JawaPos.com - Gelandang muda timnas Swedia Yasin Ayari menjadi sorotan pada laga Piala Dunia 2026 antara Swedia melawan timnas Tunisia, Minggu (14/6). Bukan hanya karena berhasil mencetak gol, tetapi juga karena sikapnya usai menjebol gawang lawan.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio BBVA, Meksiko, Yasin Ayari membuka pesta gol Swedia saat menghadapi timnas Tunisia di piala dunia. Namun, alih-alih melakukan selebrasi meriah seperti kebanyakan pemain, gelandang berusia 22 tahun itu justru menunjukkan gestur meminta maaf dan memilih tidak merayakan golnya secara berlebihan.
Tindakan tersebut langsung mendapat perhatian para penonton dan menjadi perbincangan di media sosial. Banyak yang menilai sikap Yasin Ayari sebagai bentuk penghormatan kepada timnas Tunisia, negara asal sang ayah.
Yasin Ayari memang memiliki latar belakang keluarga yang unik. Dia lahir di Solna, Swedia, pada 6 Oktober 2003. Meski membela Timnas Swedia, darah Afrika Utara mengalir dalam dirinya. Ibunya berasal dari Maroko, sementara ayahnya merupakan warga Tunisia.
Karena itulah, laga melawan Tunisia memiliki makna tersendiri bagi pemain Brighton & Hove Albion tersebut. Gol yang dicetaknya ke gawang negara asal ayahnya menjadi momen emosional yang membuatnya memilih untuk tidak menunjukkan selebrasi berlebihan.
Di atas lapangan, Ayari tampil sebagai salah satu pemain penting dalam kemenangan telak Swedia atas Tunisia dengan skor 5-1. Gol tersebut sekaligus menambah catatan produktifnya bersama tim nasional senior Swedia.
Sejak menjalani debut internasional pada 2023, perkembangan Ayari terbilang cukup pesat. Hingga pertengahan Juni 2026, ia telah mengoleksi 22 penampilan dan mencetak lima gol untuk Timnas Swedia.
Karir klubnya juga menunjukkan tren positif. Setelah menimba ilmu di akademi AIK, Ayari berhasil menembus tim utama dan menarik perhatian klub Inggris, Brighton & Hove Albion.
Sejak bergabung pada 2023, dia sempat menjalani masa peminjaman bersama Coventry City dan Blackburn Rovers sebelum kembali menjadi bagian penting skuad Brighton.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
