Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juni 2026 | 17.23 WIB

FIFA Ungkap Alasan Tak Menayangkan Bukti VAR pada Gol Kontroversial Swiss vs Qatar

Pemain Timnas Swiss merayakan gol kontra Qatar dalam laga pembuka Grup B Piala Dunia 2026. (FIFA)

JawaPos.com - Kontroversi mewarnai laga Grup B Piala Dunia 2026 antara Swiss dan Qatar yang berakhir imbang 1-1. FIFA akhirnya angkat bicara setelah keputusan VAR yang mengesahkan gol Breel Embolo.

Insiden itu memicu tanda tanya besar karena bukti visual teknologi offside semi-otomatis tidak sempat ditampilkan kepada publik.

Gol ke-25 Embolo bersama timnas Swiss lahir dari titik penalti setelah Mahmud Abunda menjatuhkan Remo Freuler yang sedang berebut bola hasil sundulan Embolo. Sebelum penalti dieksekusi, VAR terlebih dahulu memeriksa apakah Abunda berada dalam posisi offside.

Keputusan akhirnya menyatakan tidak ada pelanggaran offside. Namun, berbeda dari biasanya, pemirsa tidak diperlihatkan animasi grafik yang menjadi bukti visual dari proses pengecekan tersebut.

FIFA Sebut Ada Gangguan Teknis

Melansir From The Spot, dalam pernyataan resminya, FIFA menjelaskan bahwa masalah tersebut disebabkan oleh kendala teknis yang terjadi sesaat.

“Selama pertandingan Qatar melawan Swiss di San Francisco Bay Arena, gangguan teknis singkat mencegah grafik animasi onside dihasilkan menjelang penalti pada menit ke-14.”

“Masalah tersebut cepat teratasi. Alur kerja VAR tidak terpengaruh oleh masalah ini dan mengikuti prosedur normal dalam memeriksa keputusan di lapangan mengenai onside.”

FIFA juga menegaskan bahwa garis-garis yang digunakan tim VAR menunjukkan tidak ada pemain Swiss yang berada dalam posisi offside sebelum penalti diberikan.

“Garis-garis yang digunakan oleh VAR untuk memeriksa posisi pemain yang bersangkutan tidak menunjukkan pemain penyerang berada dalam posisi offside dalam salah satu dari dua situasi tepat sebelum keputusan penalti.”

Bagaimana Cara Kerja Teknologi Offside Semi-Otomatis?

Teknologi offside semi-otomatis sebenarnya dirancang untuk mengurangi perdebatan terkait keputusan offside yang sangat tipis.

Sistem ini menggunakan sejumlah kamera khusus yang memantau ribuan titik data pada tubuh 22 pemain sekaligus pergerakan bola. Informasi tersebut kemudian diproses secara otomatis untuk membantu petugas VAR menentukan apakah terjadi offside.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore