
Granit Xhaka memimpin ambisi Swiss untuk menembus perempat final Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. (Instagram @granitxhaka)
JawaPos.com — Swiss datang ke Piala Dunia 2026 dengan modal tak terkalahkan sepanjang kualifikasi dan kepercayaan diri tinggi usai tampil solid di Eropa.
Dipimpin Granit Xhaka serta pelatih Murat Yakin, Swiss membidik langkah lebih jauh di Amerika Utara setelah berkali-kali mentok di babak 16 besar dalam sejarah Piala Dunia.
Baca Juga:Prediksi Qatar di Piala Dunia 2026: Julen Lopetegui Dikejar Misi Menebus Malu di Panggung Dunia
Swiss memang bukan tim yang sering menjadi sorotan utama di Piala Dunia, tetapi konsistensi mereka layak diperhitungkan.
Sejak awal 2000-an, Swiss rutin lolos ke putaran final meski pencapaian terbaik mereka masih sebatas perempat final pada 1934, 1938, dan 1954.
Dalam delapan penampilan terakhir di Piala Dunia, Swiss selalu tersingkir di babak 16 besar atau lebih cepat.
Rekor itu membuat publik mulai mempertanyakan apakah generasi sekarang mampu mengubah sejarah yang selama ini terasa stagnan.
Murat Yakin membawa optimisme baru setelah Swiss menjalani 2025 tanpa kekalahan.
Meski sempat muncul ketegangan internal jelang Euro 2024, federasi tetap mempertahankan Yakin dan keputusan itu terbukti tepat setelah Swiss melaju hingga perempat final turnamen tersebut.
Kepercayaan diri Swiss makin meningkat karena mereka tergabung di grup yang relatif bersahabat bersama Qatar, Bosnia dan Herzegovina, serta Kanada. Jika mampu menjaga konsistensi, peluang lolos fase grup terbuka sangat lebar.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
