
Timnas Selandia Baru. (Istimewa)
JawaPos.com - Selandia Baru kembali merasakan atmosfer Piala Dunia setelah menunggu selama 16 tahun. Tim berjuluk All Whites itu resmi mengumumkan daftar 26 pemain yang akan tampil di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kembalinya Selandia Baru ke turnamen sepak bola terbesar dunia menjadi momen penting bagi perkembangan sepak bola mereka. Terakhir kali All Whites tampil di putaran final Piala Dunia adalah pada edisi 2010 di Afrika Selatan. Kini, generasi baru bersama sejumlah pemain senior dipercaya membawa harapan besar publik sepak bola Selandia Baru.
Pelatih Darren Bazeley memilih kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda yang sedang berkembang di berbagai kompetisi internasional. Pengalaman menjadi faktor penting dalam penyusunan skuad kali ini karena Selandia Baru diprediksi menghadapi persaingan berat di fase grup.
Nama paling menonjol tentu saja Chris Wood. Striker Nottingham Forest itu kembali dipercaya menjadi kapten sekaligus tumpuan utama di lini depan.
Wood bukan hanya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Selandia Baru, tetapi juga salah satu pemain paling berpengalaman di skuad saat ini. Bagi Wood, tampil kembali di Piala Dunia menjadi pencapaian emosional dalam karirnya.
Dia menjadi salah satu dari sedikit pemain Selandia Baru yang pernah tampil di dua edisi Piala Dunia berbeda. Bersama Tommy Smith, keduanya mencatat sejarah sebagai pemain yang tetap dipercaya dalam rentang waktu panjang di level internasional.
Baca Juga:Bruno Paraiba Hattrick! Persebaya Surabaya Gunduli Semen Padang 7 Gol Tanpa Balas di Haji Agus Salim
Chris Wood menegaskan bahwa Selandia Baru tidak datang hanya untuk menjadi pelengkap di turnamen. Dia ingin timnya mampu memberikan kejutan dan menunjukkan kualitas sepak bola Oseania kepada dunia.
Di bawah arahan Darren Bazeley, Selandia Baru memang menunjukkan perkembangan yang cukup konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Proses pemantauan pemain dilakukan sejak lama dengan mempertimbangkan performa di level klub maupun pengalaman internasional.
Bazeley mengaku telah memantau puluhan pemain yang tersebar di berbagai negara sebelum menentukan komposisi akhir skuad. Dia ingin memastikan timnya memiliki keseimbangan di semua lini, baik dari segi kualitas teknik maupun mental bertanding.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
