
Raul Jimenez menjadi harapan utama Meksiko untuk bangkit di Piala Dunia 2026 saat tampil di kandang sendiri. (Instagram @raulalonsojimenez9)
JawaPos.com - Meksiko memburu kebangkitan besar di Piala Dunia 2026 saat tampil sebagai tuan rumah untuk ketiga kali sepanjang sejarah. Bermain di depan publik sendiri, El Tri dituntut minimal lolos dari fase grup setelah kegagalan memalukan pada edisi 2022 masih membekas di benak suporter nasional.
Tekanan besar langsung menyelimuti skuad asuhan Javier Aguirre menjelang laga pembuka melawan South Africa di Estadio Azteca, Kamis 11 Juni 2026. Bermain penuh di kandang selama fase grup membuat Meksiko memiliki keuntungan besar yang belum tentu dimiliki peserta lain.
Piala Dunia 2026 menjadi momentum penebusan terbesar bagi Meksiko setelah tersingkir di fase grup Piala Dunia 2022. Hasil buruk itu mengakhiri rekor tujuh penampilan beruntun El Tri di babak 16 besar sejak 1994.
Kini, dukungan publik menjadi senjata utama untuk mengembalikan kejayaan sepak bola nasional. Meksiko juga mencatat sejarah sebagai negara pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia sebanyak tiga kali setelah edisi 1970 dan 1986.
Jadwal fase grup pun relatif menguntungkan bagi El Tri. Mereka menghadapi Afrika Selatan di Estadio Azteca, kemudian melawan Korea Selatan di Estadio Akron sebelum menutup grup kontra Republik Ceko di Azteca.
Bermain di dua stadion ikonik itu membuat atmosfer kandang diprediksi sangat membantu performa tim. Lautan jersey hijau dipastikan mendominasi tribun sepanjang turnamen berlangsung.
Javier Aguirre kembali menangani Meksiko untuk ketiga kalinya setelah periode 2001–2002 dan 2009–2010. Pelatih berusia 67 tahun itu dikenal sebagai sosok spesialis penyelamat tim dalam situasi sulit.
Aguirre datang ketika performa Meksiko sedang tidak stabil. Meski belum menemukan identitas permainan yang benar-benar matang, dia berhasil memperbaiki mental dan organisasi permainan tim.
Formasi utama yang dipakai adalah 4-3-3 dengan pendekatan pragmatis. El Tri lebih mengandalkan disiplin bertahan, intensitas tinggi, dan permainan kolektif dibanding kreativitas individu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
