
Photo
JawaPos.com - Belgia yang lebih diunggulkan saat menghadapi Kanada, Kamis (24/11), di Grup F, nyaris menderita seperti halnya tim-tim besar yakni Argentina dan Jerman. Tim asuhan Roberto Martinez itu mendapatkan perlawanan sengit dari Alphonso Davies cs.
Gol striker Michy Batshuayi yang diturunkan mengisi tempat Romelu Lukaku yang absen lantaran belum fit seratus persen, menjadi pembeda dalam laga tersebut. Gol tunggal Batshuayi pada menit 44 membuat Belgia meraih kemenangan atas Kanada dalam laga yang tak mudah bagi skuad asuhan Martinez.
Pada babak pertama, Belgia mendapat tekanan dari Kanada sejak menit awal. Bahkan, gawang Thibaut Courtois nyaris dibobol Kanada. Itu setelah Kanada mendapat penalti akibat handball Yannick Carrasco di area terlarang. Wasit Janny Sikazwe asal Zambia menunjuk titik putih yang berarti penalti bagi Kanada.
Alphonso Davies maju sebagai eksekutor dan mengarahkan sepakan ke sisi kiri gawang Courtois. Namun, penalti pada menit ke-11 itu gagal berbuah gol setelah Courtois mampu membaca arah bola dan menepisnya.
Memasuki menit 38, Kanada sempat menunggu diberi penalti setelah Richie Laryea terjatuh saat dikawal Axel Witsel. Wasit menunggu informasi dari VAR dan menyatakan bukan penalti.
Jelang turun minum, justru Belgia yang berhasil membobol gawang Kanada yang dijaga Milan Borjan, tepatnya menit 44. Umpan panjang Toby Alderweireld mampu diterima dengan baik oleh Batshuayi. Dia kemudian melepaskan tembakan keras ke pojok kanan gawang Belgia dan bola meluncur tanpa bisa dibendung oleh Borjan. Belgia unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Kanada terus memberikan tekanan. Sementara Belgia juga membalas lewat beberapa kali serangan balik. Namun, segala upaya Kanada untuk menodai gawang Courtois tak berhasil.
Dalam permainan, Kanada bisa dibilang cukup mendominasi. Dari jumlah tembakan ke gawang, Kanada mampu melepaskan 21 kali tembakan. Sementara Belgia hanya 9 tembakan. Sedangkan on target sama-sama 3 tembakan yang menunjukkan bahwa serangan Belgia lebih efektif. Dalam hal penguasaan bola pun Kanada unggul tipis.
Dengan kemenangan ini, Belgia memimpin klasemen sementara Grup F dengan 3 poin. Disusul Kroasia dan Maroko dengan 1 poin, dan Kanada di posisi buncit dengan 0 poin.
Belgia 1-0 Kanada
(Batshuayi 44)
Susunan pemain:
Belgia: Thibaut Courtois; Leander Dendoncker, Toby Alderweireld, Jan Vertonghen; Timothy Castagne, Youri Tielemans (Meunier 46), Axel Witsel, Yannick Carrasco (Onana 46); Kevin de Bruyne, Eden Hazard (Trossard 62); Michy Batshuayi (Openda 78)
Pelatih: Roberto Martinez
Kanada: Milan Borjan; Alistair Johnston, Steven Vitoria, Kamal Miller; Junior Hoilett (Kone 58), Atiba Hutchinson (Lrin 58), Stephen Eustaquio (Osorio 81), Richie Laryea (Adekugbe 74); Tajon Buchanan (Millar 81), Alphonso Davies; Jonathan David
Pelatih: John Herdman

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
