Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 September 2026 | 20.41 WIB

Sekolah Hancur Akibat Gempa, Kemendikdasmen Bangun Puluhan Tenda untuk Kelas Darurat

Tenda kelas sementara untuk siswa korban gempa NTT yang didirikan oleh Kemendikdasmen. (Istimewa) - Image

Tenda kelas sementara untuk siswa korban gempa NTT yang didirikan oleh Kemendikdasmen. (Istimewa)

JawaPos.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membangun tenda sementara untuk kelas darurat bagi siswa. Langkah ini sebagai solusi jangka pendek akibat sekolah rusak karena gempa 15 Agustus 2026 lalu.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan, bantuan harus dipastikan tepat sasaran bagi para korban gempa. 

“Keselamatan warga sekolah menjadi prioritas, dan proses pemulihan pendidikan akan kami kawal bersama pemerintah daerah hingga pembelajaran kembali berlangsung dengan aman dan nyaman,” kata Mu'ti di Jakarta, Jumat (4/9).

Kemendikdasmen turun di tujuh kabupaten di Pulau Flores, yakni Ngada, Nagekeo, Ende, Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, dan Sikka.

Kementerian mencatat hingga 16 Agustus 2026 sebanyak 253 satuan pendidikan terdampak. Terdiri atas 199 satuan jenjang PAUD/TK, SD, SMP, dan SKB (kewenangan kabupaten) dan 54 satuan jenjang SMA/SMK/SLB (kewenangan provinsi). 

Jumlah tersebut termasuk Ruang Kelas Baru hasil Revitalisasi 2026 seperti SDN Wae Wulan dan SDI Lengko Randang. Hingga saat ini Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) dan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) sebagai simpul penanganan bencana di lapangan terus melakukan proses pendataan dan penanganan kerusakan. 

Kabupaten Manggarai Timur diketahui menjadi wilayah dengan kerusakan terparah. Total ada 104 satuan pendidikan dari berbagai jenjang yang terdampak, lalu Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 52 satuan pendidikan. Di Manggarai Timur sebanyak 51 satuan pendidikan terdampak terdiri atas 33 SD dan 18 SMP/MTs. 

“Selain kerusakan bangunan, musibah gempa bumi juga menelan korban jiwa dari lingkungan satuan pendidikan yakni dua orang murid dan satu orang guru,” imbuhnya.

Pembangunan tenda ini demi keselamatan siswa. Seluruh kegiatan pembelajaran di ruang kelas rusak diminta dihentikan sementara.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore