Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 00.20 WIB

Wamendiktisaintek Dorong LPDP Diprioritaskan untuk Dosen yang Ingin Tempuh Pendidikan Doktor di Luar Negeri

Ilustrasi beasiswa LPDP. (Istimewa) - Image

Ilustrasi beasiswa LPDP. (Istimewa)

JawaPos.com - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mendorong agar pendanaan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) diprioritaskan bagi para dosen yang ingin melanjutkan studi doktor (Ph.D.) di luar negeri. Menurutnya, langkah tersebut akan memberikan dampak berlipat bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

"Kalau dari kami, kami sangat mendorong bahwa dana dari LPDP ini diberikan kepada para dosen-dosen kita untuk melanjutkan PhD. Karena kenapa? Dosen-dosen kita ini pasti kembali dan mereka akan membawa multiplier effect yang banyak," ujar Stella di kantor Kemenkes, Rabu (8/7).

Stella mengatakan, dosen yang memperoleh kesempatan menempuh pendidikan doktor di perguruan tinggi terbaik dunia diyakini akan kembali ke Indonesia dan membawa pengetahuan, jejaring, serta pengalaman yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan riset di tanah air.

Ia menjelaskan, banyak negara berhasil meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui investasi besar dalam pengembangan sumber daya manusia. Salah satu contohnya adalah Tiongkok yang dalam kurun sekitar 30 tahun mampu melesat dari sisi kualitas perguruan tinggi.

Menurut Stella, berdasarkan berbagai data yang dipelajari, salah satu faktor pendorong kemajuan Tiongkok adalah kebijakan mengirim talenta-talenta terbaiknya untuk belajar di perguruan tinggi terbaik dunia.

"Kita bisa melihat contohnya. Kenapa di Tiongkok dalam jangka waktu sekitar 30 tahun bisa begitu melesat majunya. Salah satunya, berdasarkan data yang kita pelajari, mereka mempunyai program besar-besaran mengirimkan talenta terbaiknya ke perguruan tinggi terbaik dunia," katanya.

Selain Tiongkok, Stella juga menyinggung India sebagai contoh negara yang berhasil menghasilkan sumber daya manusia berkelas dunia. Ia mencontohkan CEO Microsoft, Satya Nadella, yang berasal dari India.

Untuk mendukung peningkatan kualitas dosen, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi juga terus membangun kerja sama dengan berbagai universitas terkemuka melalui program PhD Liaison.

Stella mengungkapkan, pihaknya baru menjalin kerja sama dengan Khalifa University serta University College London (UCL), khususnya melalui fakultas pendidikan yang dinilai sebagai salah satu yang terbaik di dunia.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk membuka kesempatan bagi dosen-dosen pendidikan di Indonesia agar dapat menempuh program magister maupun doktor di University College London.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore